Sariawan umum diderita manusia semua kelompok usia. Mulai dari anak anak hingga orang dewasa. Luka ini digolongkan sebagai gangguan kesehatan ringan. Banyak orang mendiamkan sariawan sampai sembuh sendiri. Beberapa lainnya menggunakan resep tradisional untuk meringankan sekaligus mengobati luka sariawannya. Seperti beberapa resep tradisional berikut ini. Tidak semuanya benar, namun ada yang sukses mengatasi sariawan.
Cara yang paling sering digunakan orang untuk meredakan nyeri sariawan ialah dengan menggunakan larutan garam. Caranya, gunakan air hangat sekitar 100 cc atau sekitar setengah gelas belimbing. Aduk satu sendok makan garam sampai larut. Lalu Anda bisa berkumur dengan menggunakan larutan tersebut. Kandungan garam dipercaya akan mengikat luka sariawan.
Mengatasi sariawan dengan menggunakan bubuk kopi juga lazim dijadikan saran. Caranya dengan membubuhkan bubuk kopi yang kering diatas luka, lalu diamkan sesaat kemudian bilas dengan air bersih.
Orangtua kerap kali menyarankan obat sariawan berupa irisan bawang dan pepaya. Caranya, iris tipis bawang merah lalu tempelkan pada luka. Begitu juga halnya dengan pepaya. Diamkan sesaat lalu kumur mulut dengan air hangat. Lakukan 3-5 kali sehari.
Bubuk pengembang kue ini lumayan banyak manfaat diluar fungsi utamanya. Untuk sariawan, larutkan baking soda dengan air hangat sehingga berbentuk seperti krim. Kemudian oleskan krim tersebut pada luka sariawan. Bisa juga larutkan baking soda menjadi obat kumur.
Anda bisa menggunakan madu murni ataupun salep madu untuk mengobati sariawan. Cukup oleskan saja pada luka di mulut, ulangi sampai tiga kali sehari.
Jika Anda mudah menemukan daun sirih, kunyah saja 1-2 lembar daun sirih. Jangan lupa mencucinya terlebih dahulu. Kunyah-kunyah daun sirih untuk beberapa waktu, arahkan ke luka sariawan lalu berkumurlah dengan air hangat. Lakukan 2-3 kali sehari.
Bumbu dapur yang satu ini berbau wangi dan biasa dipakai sebagai penyedap sayur bening bayam jagung. Untuk mengatasi sariawan, kunyah rimpang temu kunci 2-3 kali sehari. Arahkan pada luka sariawan.
sumber | digali.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar