Tampilkan postingan dengan label Info Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Terkini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Agustus 2012

Iklan Axe "Payudara" Diprotes

cewek-dimabukin, New York: Sebuah iklan Axe di televisi diprotes dan dicap seksis karena menggambarkan karakter wanita di iklan hanya sepasang payudara di atas kaki.

Iklan ini dirancang untuk mempromosikan produk rambut pria, dengan konsep iklan berada di dalam kantor. Gagasan iklan itu bahwa pria melihat wanita pertama kali dari payudaranya, sementara wanita melihat rambut pria sebelum yang lainnya, Jumat (24/8).

Karakter laki-laki yang mengagumi dari kejauhan rekan kerjanya yang hanya dada itu memiliki kepala dengan rambut tebal di atas kakinya.

Iklan televisi dari Agency BBH di New York itu menggunakan lagu Daniel Johnston berjudul "True Love Will Find You In The End" dan diakhiri dengan tagline 'Hair. It's what girls see first.'

Tapi iklan yang niatnya memberikan tampilan yang lucu malah mendorong reaksi dari pemirsa yang menganggapnya seksis.

Salah satu pengguna twitter, Hilary Paige Smith, berkicau: "Sekali lagi yang menjijikkan dari layar yang mengerikan, iklan Axe yang seksis. Jangan berkencan dengan pria bau/bertingkah macam ini".

Dan Katherine Vong menambahkan, "Axe sekali lagi membangun stereotipe dan bias gender dari iklan terakhirnya Axe Office, yang menampilkan perempuan dengan sepasang payudara besar, tanpa kepala".

Steve Hall juga berkicau, "semua merek pernah melakukannya dan selalu melakukannya, yakni menampilkan hasrat duniawi yang menghadirkan pria dan wanita. Ini adalah fakta kehidupan".

Ini bukan iklan Axe pertama kalinya yang telah memicu kontroversi. Tahun lalu, iklan yang menampilkan malaikat jatuh dari surga karena tertarik deodoran seorang pria dilarang di Inggris dan Afrika Selatan, setelah regulator memutuskan iklan itu bisa menyinggung perasaan orang Kristen.

Selasa, 21 Agustus 2012

ABSI, Cara Baru Mengukur Bobot Ideal?

cewek-dimabukin, London: Cara menghitung berat badan ideal dengan BMI(Body Mass Index) bertahun-tahun mendapat kritikan. Para ahli mengklaim, kini ada cara baru yang sedang dikembangkan dan bisa menghubungkan bentuk tubuh dengan risiko kematian. Cara baru itu dinamakan ABSI (A Body Shape Index).

"BMI cacat karena tidak memperhitungkan di mana lemak Anda tersimpan dan bagaimana dengan otot Anda," kata Sue Baic, ahli gizi dari Universitas Bristol seperti dilansir Dailymail, Rabu (22/8).

Cara menghitung BMI biasanya mengukur kegemukan dengan membagi berat badan (dalam Kg) dengan tinggi badan (dalam meter) kuadrat. Namun ABSI yang ditemukan lebih spesifik untuk menentukan kematian dini yang dihubungkan dengan berat badan karena memperhitungkan faktor lain.

ABSI menggunakan lingkar pinggang yang disesuaikan dengan tinggi dan berat badan. Lingkar pinggang dikenal untuk memprediksi penyakit seperti sindrom metabolik karena pinggang merupakan area umum dari timbunan lemak.

"Seorang wanita dengan lemak di perut, pinggang yang tebal dan lengan serta kaki yang kurus bisa dianggap memiliki berat badan yang ideal dan sehat. Namun orang yang memiliki lemak di sekitar bagian pertengahan lebih berisiko terkena penyakit jantung, diabetes, dan kanker tertentu".

Menurut Ahli, dengan cara ABSI Anda bisa mendapatkan indikasi yang lebih baik apakah memiliki bentuk tubuh yang berbahaya.

Untuk menghitung ABSI Anda harus mengukur pinggang (dalam cm) dan membaginya dengan akar kuadrat dari tinggi badan Anda (dalam cm) dikalikan dengan kuadrat dari akar pangkat tiga dari BMI Anda.

"Ini adalah formula yang sangat rumit," jelas Sue. "Tapi kalkulator online sedang dalam perkembangan. Saya pikir ini cara mengukur yang benar-benar cerdas untuk melihat seberapa sehat Anda dan bisa menggantikan BMI".

Para peneliti, Krakauer & Krakauer, mempelajari lebih dari 14.000 orang dewasa yang tidak hamil dari Kesehatan Nasional dan Survei Pemeriksaan Gizi (NHANES) dari 1999-2004.

Setelah menyesuaikan faktor risiko lain seperti merokok, diabetes, tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol, dan melihat tindak lanjut kematian penduduk selama rata-rata 5 tahun, penelitian menunjukkan penggunaan ABSI sebagai prediktor yang lebih baik berkaitan dengan berat badan dan kematian dini.

Minggu, 12 Agustus 2012

Persalinan Caesar Turunkan Kecerdasan Anak

cewek-dimabukin: Persalinan normal atau bedah caesar? Beberapa penelitian telah menunjukkan risiko dari bedah caesar bagi sang bunda. Dan kini, peneliti Amerika menemukan risiko masalah kecerdasan anak terkait dengan persalinan caesar.

Menurut peneliti di Yale University, persalinan normal memicu sebuah protein khusus untuk perkembangan dan fungsi otak bayi, sehingga membantu meningkatkan tingkat kecerdasan.

"Peningkatan kebutuhan caesar didorong oleh kenyamanan ketimbang kebutuhan medis, yang mungkin memberikan efek tak terduga sebelumnya pada perkembangan otak dan fungsi manusia juga," tutur Dr. Tamas Horvath, dilansir melalui Dailymail (12/8).

Adalah UCP2 (mitochondrial uncoupling protein 2) yang penting bagi perkembangan saraf dan sirkuit di hippocampus, sebuah area otak yang betanggung jawab untuk memori jangka pendek dan panjang.

Sebelumnya, peneliti telah mempelajari hippocampus pada otak tikus yang lahir secara normal dan caesar. Peneliti menemukan, bayi tikus yang lahir melalui bedah caesar cenderung memiliki tingkat UCP2 yang rendah.

Rendahnya tingkat protein ini bisa memberikan efek jangka panjang. Dalam sebuah tes perilaku, peneliti menemukan tikus yang caesar cenderung lebih lambat bergerak, tidak berani bermain terlalu jauh dan terjebak di dinding kandangnya.

"Hasil ini menunjukkan peran pontensial dari UCP2 dalam perkembangan sirkuit otak dan masalah perilaku yang terkait," tambah Dr. Horvath.

Jumat, 10 Agustus 2012

Ini Bagian-bagian Tubuh yang Bermasalah Jika Sering Minum Soda

cewek-dimabukin, Jakarta: Bisa dibilang hampir semua orang suka minum soda karena rasanya yang menyegarkan. Tapi jika Anda termasuk orang yang sering minum soda, maka waspadai bagian-bagian tubuh berikut ini.

Laporan terbaru dari ilmuwan di Bangor University menunjukkan terlalu sering minum soda bisa mengubah cara kerja metabolisme tubuh sehingga berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Selain itu penyakit lain seperti jantung, gagal hati atau hipertensi juga mengintai.

"Jika tahu apa yang dilakukan soft drink terhadap tubuh kita, maka Anda akan berpikir mungkin air putih bisa menjadi pilihan yang lebih baik," ujar pemimpin studi Dr Hans Peter Kubis, seperti dikutip dari The Sun, Sabtu (11/8/2012).

Berikut ini bagian-bagian tubuh yang bisa menerima efek buruk dari minum soda, yaitu:

1. Kulit
Konsumsi minuman soda terlalu banyak bisa membuat seseorang terlihat lebih tua sebelum waktunya. Studi Harvard University pada tahun 2010 menemukan mineral fosfat dalam minuman soda bisa memprcepat proses penuaan pada tikus. Meski belum ada bukti langsung pada manusia, tapi para ahli menyarankan untuk menghindari toksisitas fosfat ini.

2. Tulang
Penelitian dari Tufts University di Amerika Serikat menemukan terlalu sering konsumsi minuman soda bisa meningkatkan risiko osteoporosis. Asam fosfat yang ada dalam minuman soda bisa mengganggu keseimbangan kalsium yang penting untuk membangun tulang yang kuat.

3. Jari kaki
University of British Columbia menemukan sekitar 85 persen kondisi jari kaki yang menyakitkan lebih sering terjadi pada laki-laki yang sering minum soda. Kandungan gula fruktosa yang ada dalam minuman soda meningkatkan kadar asam urat dalam darah yang menjadi pemicu utama asam urat.

4. Otak
Terlalu sering mengonsumsi minuman soda bisa mempengaruhi senyawa kimia yang dihasilkan di otak sehingga berdampak pada perilaku seseorang. Penelitian di Amerika Serikat menemukan remaja laki-laki cenderung lebih agresif dan terlihat dalam kekerasan.

5. Gigi
Studi dalam Journal British Dental menemukan konsumsi 4 kaleng soda sehari bisa meningkatkan bahaya erosi gigi, bahkan pada minuman soda diet. Penyebabnya adalah asam sitrat yang menyebabkan rasa sakit dan gigi jadi sensitif.

6. Jantung
Para ahli dari University of Miami mengungkapkan orang yang minum 1 kaleng soda sehari itu 61 persen lebih mungkin memiliki masalah kardiovaskular, karenanya itu ia berisiko lebih tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.

7. Paru-paru
Peneliti dari University of Adelaide menuturkan minuman bersoda kemungkinan mempengaruhi paru-paru dengan meningkatkan risiko terkena asma dan penyakit paru obstruktif kronik (kondisi paru-paru yang tidak dapat disembuhkan).

8. Pankreas
Konsumsi 2 kaleng soda perhari bisa membuat seseorang memiliki risiko 2 kali lipat terkena kanker pankreas, yaitu salah satu jenis kanker sulit disembuhkan. Pankreas berfungsi mengeluarkan insulin yang membantu sel otot membakar gula untuk menghasilkan bahan bakar.

9. Rahim
Minuman manis bisa meningkatkan risiko terkena pre-eklampsia, ibu hamil memiliki risiko 27 persen terkena kondisi ini jika ia minum soda setiap hari. Pre-eklampsia terjadi ketika pembuluh darah di plasenta tidak berkembang dengan baik sehingga mengurangi asupan oksigen dan transfer nutrisi ke bayi.

Kamis, 09 Agustus 2012

Mimpi Erotis Lebih Sering Muncul Saat Tidur Tengkurap

cewek-dimabukin, Jakarta: Bagi kebanyakan orang, mimpi cuma kembang tidur yang tidak bisa dikaitkan dengan apapun kecuali faktor kebetulan. Namun posisi terbukti bisa mempengaruhi mimpi, khususnya mimpi erotis yang lebih sering muncul saat tidur tengkurap.

Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian di Shue Yan University, yang melibatkan 670 orang dewasa. Selain mendata jenis-jenis mimpi yang dialami oleh paritispan, para ilmuwan juga mencatat posisi tidur yang paling sering dipakai saat berada di ranjang.

Salah satu temuan yang menonjol dalam penelitian ini adalah, mimpi-mimpi bernuansa erotis lebih sering muncul pada partisipan yang lebih sering tidur tengkurap. Dalam hal ini, mimpi diikat, dikurung dan tidak bisa bergerak juga dikategorikan mimpi erotis.

"Penelitian ini memberikan bukti bahwa pengalaman mimpi, dan khususnya cerita di dalam mimpi, bisa dipengaruhi oleh posisi saat tidur," tulis Calvin Kai-Ching Yu yang melakukan penelitian ini, dalam jurnal Dreaming seperti dikutip dari NBC News, Jumat (10/8/2012).

Kai-Ching Yu menambahkan, pengaruh posisi tidur terhadap jenis mimpi yang muncul cukup masuk akal. Faktor lingkungan, termasuk posisi tidur bisa memberikan stimulus fisik ke otak sehingga pada level tertentu jenis atau isi mimpi bisa dipengaruhi olehnya.

Contoh lain adalah saat tidur dalam keadaan menahan kencing, banyak orang mengalami mimpi kehujanan, basah-basahan lalu kebelet ingin pipis.

Mimpi itu biasanya diakhiri dengan adegan susah mencari toilet umum, hingga akhirnya terbangun dan benar-benar ngompol di celana.

Hal yang sama juag terjadi saat tidur tengkurap. Tekanan di aera genital pada posisi ini cenderung lebih besar sehingga otak menerima sensasi seksual, yang akan merangsang otak untuk memimpikan hal-hal yang berbau erotis dan berhubungan dengan seksualitas.

Waspada Buah Sayur Impor Berbahan Pengawet

cewek-dimabukin, Medan: Penjualan buah dan sayur semakin meningkat di pasaran menjelang Lebaran. Namun ada baiknya Anda tetap waspada terhadap semua makanan yang dijual. Pasalnya, tidak tertutup kemungkinan makanan yang Anda beli ternyata mengandung bahan berbahaya bagi tubuh Anda.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatra Utara Abubakar Siddik mengingatkan, konsumen agar tetap mewaspadai buah dan sayur impor yang menggunakan bahan pengawet berupa formalin dan pestisida.

"Bahan pengawet sejenis kimiawi itu sangat berbahaya bagi kesehatan konsumen dan masyarakat yang mengonsumsi produk hortikultura tersebut," katanya di Medan, Jumat (10/8).

Untuk mengantisipasi bahan-bahan berbahaya dalam makanan, terutama sayur dan buah, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), Dinas Kesehatan, dan Dinas Perdagangan perlu melakukan razia ke tempat pusat perbelanjaan mewah yang biasa menjual produk dari luar negeri itu.

"Dalam menyambut dan merayakan Lebaran, biasanya ada temuan terhadap makanan dan minuman yang bermasalah, misalnya habis masa berlaku produk itu atau telah kedaluwarsa," ucapnya.

Abubakar mengharapkan, dalam perayaan Idulfitri itu, tidak ada produk makanan yang bermasalah yang dapat mengancam keselamatan konsumen maupun masyarakat.

"Petugas BBPOM dan Dinas Kesehatan dan jangan sampai lengah untuk memantau perkembangan buah dan sayuran yang masuk ke Tanah Air. Ini jelas sangat berbahaya dan dapat menebarkan penyakit terhadap tanaman dan juga kepada manusia," ujarnya.

Ia juga mengimbau pemerintah untuk waspada terhadap masuknya tanaman hortikultura yang membawa bibit penyakit. Hal ini jelas akan merugikan negara dan juga petani di dalam negeri.

Menurut Abubakar, kecurigaan tersebut muncul karena buah dan sayur dikirim dalam perjalanan selama beberapa hari, tetapi buah dan sayur tersebut masih terlihat segar dan baru.

"Petugas BBPOM dan Dinas Kesehatan harus menyelidiki buah dan sayuran itu. Ini menjadi pekerjaan dan tugas yang cukup berat yang dihadapi institusi bidang makanan dan kesehatan tersebut," ucapnya.

Sabtu, 04 Agustus 2012

Hai Wanita, Waspadalah dengan Penyakit Berbahaya Ini!

cewek-dimabukin, Jakarta: Dibandingkan pria, hidup wanita cenderung lebih teratur. Harapan hidup pun biasanya lebih tinggi. Namun bila pola hidup tak sehat, penyakit-penyakit berbahaya tetap bisa mengintai.

Setidaknya ada 5 penyakit berbahaya yang paling banyak menghantui wanita, seperti dilansir boldsky, Minggu (5/8/2102):

1. Osteoporosis
Begitu wanita memasuki usia 40 tahun atau mulai mengalami menopause, sakit dan nyeri seperti sudah menjadi teman setianya. Pengobatan osteoporosis menjadi sulit karena jarang terdiagnosis sebelum wanita mulai mengalami kerapuhan tulang. Penyebabnya adalah kekurangan kalsium.

Selain itu, pengurangan pasokan alami hormon estrogen ketika menopause dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon serta fungsi organ dalam tubuh dan perubahan dalam kesehatan secara keseluruhan. Inilah yang menyebabkan wanita menopause rentan terhadap osteoporosis.

2. Serangan jantung
Data statistik 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa serangan jantung pada wanita semakin meningkat dan jumlah wanita yang bertahan hidup hanya beberapa.

3. Depresi
Depresi pada wanita semakin merajalela dan hasilnya benar-benar menyeramkan. Baru-baru ini ditemukan bahwa ketidakseimbangan hormonal yang terjadi pada wanita setelah menopause bisa menjadi penyebab terbesar depresi, yang menyebabkan ledakan psikotik dan bunuh diri.

4. Kanker serviks dan payudara
Kanker serviks dan payudara adalah pembunuh nomor satu di kalangan wanita. Setiap wanita harus melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur untuk membantu mendeteksi kanker payudara lebih dini. Untuk kanker serviks, lakukan vaksin atau pemeriksaan pap smear bila Anda sudah pernah berhubungan intim.

5. PCOS (Poly Cystic Ovaries)
PCOS merupakan kondisi di mana terdapat kista kecil pada ovarium (indung telur). Kondisi ini mengakibatkan terjadinya gangguan keseimbangan hormonal pada wanita. Gangguan keseimbangan hormonal ini dapat menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi, perubahan pada kulit, kesulitan untuk hamil dan masalah-masalah lainnya.

Seorang wanita normal memiliki hormon estrogen dan progesteron. Gejala yang paling terlihat adalah perubahan siklus pada menstruasi, bisa lebih sering atau lebih jarang dan bervariasi, dari yang sedikit hingga sangat banyak. Hal ini disebabkan karena terjadinya ketidakseimbangan hormonal yang berpengaruh pada proses ovula

Jumat, 03 Agustus 2012

Umur Pria Cenderung Lebih Pendek Karena Rela Mati Demi Seks

cewek-dimabukin, Jakarta: Para peneliti telah lama mengetahui bahwa usia hidup wanita rata-rata lebih lama dibanding para pria. Ternyata, salah satu alasannya adalah karena para pria rela mati demi seks.

Angka kematian yang lebih tinggi pada pria dimotivasi oleh persaingan untuk mendapat pasangan kawin.

Seorang peneliti dari University of Michigan bernama Daniel Kruger menjelaskan bahwa rendahnya angka harapan hidup pria bisa disebabkan karena seks.

Wanita lebih banyak berinvestasi dan menahan diri dalam urusan reproduksi sehingga pria kemudian cenderung bersaing dengan pria lain untuk mendapat pasangan kawin dan mencoba membuat dirinya terlihat menarik di mata wanita.

"Kompetisi ini mengarah pada strategi yang berisiko bagi pria dan mengakibatkan tingginya angka kematian. Jika persaingan untuk mendapat pasangan kawin bertanggung jawab atas kematian pria, maka semakin banyak persaingan untuk mendapat pasangan kawin, maka angka kematian pria cenderung makin tinggi," kata Kruger, asister profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat University of Michigan seperti dilansir Phys.org, Jumat (3/8/2012).

Dalam penelitian, Kruger menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang mempengaruhi tingkat persaingan pada pria yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat pengambilan risiko dan kematian.

Faktor pertama adalah poligami, yaitu situasi sosial di mana seorang pria mempertahankan hubungan seksual dengan banyak wanita.

Beberapa spesies primata banyak melakukan poligami, yaitu 1 ekor jantan dominan mengawini sebagian besar betina dalam kelompok dan pejantan lainnya ditinggalkan.

Budaya manusia memiliki berbagai jenis poligami. Kruger menemukan bahwa semakin banyak poligami, maka semakin tinggi pula tingkat kematian pria.

Dalam budaya poligami, pria akan mendapat keuntungan besar jika menjadi dominan, salah satunya mendapatkan banyak pasangan kawin. Pria yang tidak dominan tidak dapat memilih pasangan atau bahkan tidak mendapat pasangan kawin yang tersisa.

Faktor kedua adalah tingkat kesenjangan ekonomi. Dalam pemilihan pasangan, pria dinilai dari sebanyak apa investasi terhadap sumber daya yang dimiliki. Investasi ini akan membawa manfaat untuk keturunannya. Makin lebar kesenjangan antara si kaya dan si miskin, makin besar kemungkinan peningkatan tingkat kematian pria.

Seorang pria yang memiliki sumber daya seperti uang, rumah dan keamanan finansial lebih besar kemungkinannya menemukan pasangan seksual.

Dalam kedua kasus tersebut, ada kesenjangan antara puncak dan bawah, antara pria yang dominan atau paling kaya dengan pria paling tidak dominan atau miskin.

"Kehilangan posisi dalam masyarakat pelaku poligami atau memiliki kondisi ekonomi yang lemah artinya kehilangan hampir semua kesempatan untuk menemukan pasangan seksual. Terlebih lagi, 2 faktor ini berkaitan karena orang yang mendapat bagian terbesar dari kekayaan ekonomi seringkali hampir sama artinya dengan menjadi pejantan yang dominan," kata Kruger.

Dalam persaingan di mana sang pemenang mendapatkan semuanya, sedikit sekali pria yang mau mengalah dan akan berusaha mempertaruhkan segalanya untuk bisa sampai ke puncak.

Namun dalam masyarakat yang lebih mendukung monogami, maka sikap mau ambil risiko ini tak akan menjadi begitu ekstrim. Akibatnya, tingkat kematian pria tak akan setinggi di masyarakat poligami.

Sabtu, 28 Juli 2012

Suka Makanan Asin? Hati-hati Risiko Batu Ginjal dan Osteoporosis

cewek-dimabukin, Jakarta: Orang yang terlalu banyak makan makanan asin cenderung mengembangkan berbagai penyakit. Studi terbaru menemukan konsumsi garam yang tinggi menyebabkan orang mengembangkan batu ginjal dan osteoporosis.

Para peneliti menemukan bahwa hubungan antara natrium yang terkandung dalam garam dengan kalsium. Tampaknya kedua zat tersebut diatur oleh molekul yang sama di dalam tubuh.

Jika asupan natrium dalam tubuh terlalu tinggi, tubuh akan membuangnya melalui urine dan kalsium ikut larut di dalamnya. Tingginya kadar kalsium dalam urine dapat mengarah pada pembentukan batu ginjal dan kurangnya kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan penipisan tulang dan osteoporosis.

"Ketika tubuh mencoba untuk membuang natrium melalui urin, tubuh juga menghilangkan kalsium pada saat yang sama," kata Alexander, peneliti dari fakultas kedokteran & kedokteran gigi di University of Alberta, seperti dilansir health.india, Sabtu (28/7/2012).

Hubungan tersebut sangat penting karena semakin banyak natrium dalam makanan seseorang, tubuh juga akan semakin banyak membuang kalsium. Sehingga kurangi asupan natrium dengan membatasi penggunaan garam dalam makanan sehari-hari untuk memelihara kesehatan tulang dan ginjal.

Selain itu, hindari juga makan makanan olahan yang umumnya mengandung natrium dalam jumlah yang tinggi. Makan masakan sendiri lebih baik karena Anda dapat memperkirakan sendiri seberapa banyak asupan garam yang sekiranya aman.

"Dalam penelitian ini, tim peneliti menemukan bahwa dalam tubuh seseorang terhadap sebuah molekul yang berfungsi ganda, yaitu mengatur kadar kalsium dan natrium dalam tubuh. Sehingga dapat menjadi bukti biologis tentang hubungan antara natrium dan kalsium," tambah Alexand

Rabu, 25 Juli 2012

30 Persen Orang Indonesia Malas Bergerak

cewek-dimabukin, Jakarta: Banyak bergerak dan melakukan aktivitas bisa mencegah orang kelebihan berat badan dan mengurangi risiko penyakit. Tapi survei menunjukkan 29,8 persen orang Indonesia malas bergerak.

Laporan yang dilansir dari The Lancet mengenai aktivitas fisik dari penduduk di seluruh dunia menemukan rata-rata 29,8 persen orang Indonesia malas bergerak atau tidak aktif.

Dari jumlah itu, penduduk laki-laki lebih banyak yang malas bergerak dengan prosentase untuk laki-laki 31,5 persen sedangkan perempuan 28,1 persen, seperti dikutip dari Guardian.co.uk, Rabu (25/7/2012).

Studi yang dilakukan oleh peneliti Dr Pedro C Hallal dari Universidade Federal de Pelotas ini menggunakan 155 survei penduduk dan melibatkan sekitar 122 negara di seluruh dunia.

Dalam studi ini diketahui negara yang penduduknya paling malas gerak atau paling tidak aktif adalah Malta, yang sekitar 71,9 persen penduduknya tidak aktif. Sedangkan negara yang penduduknya aktif adalah Bangladesh karena hanya 4,7 persen penduduknya yang tidak aktif.

Dr Hallal mengatakan semakin kaya dan sejahtera negara tersebut, maka semakin banyak penduduknya yang malas bergerak.

"Di sebagian besar negara, penduduk yang tidak aktif akan meningkat seiring dengan usia dan lebih banyak dialami oleh perempuan serta pada negara berpendapatan besar," ujar Dr Hallal, seperti dikutip dari HuffingtonPost, Rabu (25/7/2012).

Ahli diet menuturkan diketahui jika seseorang malas bergerak atau beraktivitas maka ia memiliki kesempatan lebih besar mengalami kelebihan berat badan karena hanya sedikit kalori yang dibakar.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan membuatnya lebih berisiko terkena berbagai macam penyakit seperti jantung koroner, diabetes tipe 2 yang memang lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup, kanker usus dan kanker payudara.

Untuk itu seseorang memang tidak disarankan terlalu banyak duduk, dan diharapkan setiap beberapa saat diminta untuk berdiri karena turut membantu membakar kalori 3 kali lebih banyak ketimbang hanya duduk.

Hal ini karena kontraksi otot yang diperlukan untuk berdiri bisa memicu proses penting yang berkaitan dengan pemecahan lemak dan juga gula, sedangkan jika seseorang duduk maka kontraksi otot ini terhenti dan melambat.

25 Negara yang Penduduknya Malas Bergerak

cewek-dimabukin, Jakarta: Aktivitas fisik yang dilakukan tak hanya membuat tubuh jadi bugar tapi juga mencegah penyakit, namun tak semua orang mau melakukannya. Ini dia 25 negara yang penduduknya diketahui malas bergerak atau melakukan aktivitas fisik.

Baru-baru ini The Lancet merilis serangkaian laporan mengenai aktivitas fisik dari penduduk di seluruh dunia. Studi ini dilakukan oleh peneliti Dr Pedro C Hallal dari Universidade Federal de Pelotas yang melakukan 155 survei penduduk dari 122 negara di seluruh dunia.

"Di sebagian besar negara, penduduk yang tidak aktif akan meningkat seiring dengan usia dan lebih banyak dialami oleh perempuan serta pada negara berpendapatan besar," ujar Dr Hallal, seperti dikutip dari HuffingtonPost, Rabu (25/7/2012).

Untuk mengumpulkan data ini, Dr Hallal dan rekan mengumpulkan survei populasi. Responden menjawab pertanyaan seputar tingkat aktivitasnya di tempat kerja, rumah, transportasi dan waktu senggang.

Kebanyakan negara menggunakan salah satu survei Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berkualitas tinggi seperti Global Physical Activity Questionnaire atau International Physical Activity Questionnaire.

Berikut ini didapatkan 25 negara dengan jumlah penduduk terbanyak yang malas melakukan aktivitas fisik, yaitu:

1. Malta, dengan 71,9 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
2. Swaziland (daerah Afrika), dengan 69 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
3. Saudi Arabia, dengan 68,8 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
4. Argentina, dengan 68,3 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
5. Serbia, dengan 68,3 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
6. Micronesia, dengan 66,3 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
7. Kuwait, dengan 64,5 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
8. Inggris, dengan 63,3 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
9. Uni Emirat Arab, dengan 62,5 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
10. Malaysia, dengan 61,4 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
11. Jepang, dengan 60,2 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
12. Republik Dominika, dengan 60 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
13. Namibia, dengan 58,5 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
14. Irak, dengan 58,4 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
15. Turki, dengan 56 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
16. Cyprus, dengan 55,4 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
17. Italia, dengan 54,7 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
18. Irlandia, dengan 53,2 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
19. Afrika Selatan, dengan 52,4 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
20. Bhutan, dengan 52,3 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
21. Samoa, dengan 51,1 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
22. Portugal, dengan 51 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
23. Spanyol, dengan 50,2 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
24. Marshall Islands, dengan 49,6 persen penduduk dewasanya tidak aktif.
25. Brazil, dengan 49,2 persen penduduk dewasanya tidak aktif.

Sedangkan negara-negara yang penduduk dewasanya tergolong aktif adalah Yunani yang mana hanya 16 persen penduduk dewasanya yang tidak aktif, Estonia 17 persen yang tidak aktif serta Belanda 18 persen yang tidak aktif.

Aktivitas fisik yang kurang ini bisa menjadi faktor risiko dari 4 penyakit utama yaitu penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, kanker payudara dan kanker usus besar, sehingga bisa memicu kematian.

Senin, 23 Juli 2012

Manfaat Salat Tarawih Bagi Kesehatan

cewek-dimabukin, Jakarta: Umat muslim melakukan salat 5 waktu dalam sehari. Namun ketika bulan Ramadhan, ada tambahan salat Tarawih yang dilakukan seusai salat Isya' di malam hari. Gerakan salat diketahui dapat meningkatkan fleksibiltas dan kebugaran otot tubuh, demikian pula dengan salat Tarawih yang durasinya relatif lebih panjang.

"Tingkat metabolisme otot meningkat ketika melakukan salat sehingga menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi otot. Kekurangan ini akan menyebabkan vasodilatasi, peningkatan kaliber pembuluh darah, sehingga memungkinkan darah mengalir dengan mudah kembali ke jantung. Peningkatan beban jantung akan memperkuat dan memperbaiki sirkulasi otot jantung," kata Dr Ibrahim B. Syed, Ph.D, profesor kedokteran klinis dari University of Louisville School of Medicine seperti dilansir Islam for Today, Senin (23/7/2012).

Menurut dr Ibrahim, glukosa darah dan plasma insulin mulai meningkat dalam waktu 1 jam atau lebih setelah berbuka puasa. Glukosa dan gula darah mencapai tingkat tinggi dalam waktu 1 atau 2 jam kemudian. Saat masuk salat tarawih, glukosa yang beredar akan dimetabolisme menjadi karbon dioksida dan air agar tetap stabil.

Tak hanya itu, doa-doa yang dilantunkan selama Tarawih membantu pengeluaran kalori ekstra dan meningkatkan fleksibilitas, koordinasi, mengurangi stres, kecemasan dan depresi.

Lebih lanjut lagi, dr Ibrahim menjelaskan berbagai manfaat salat Tarawih bagi kesehatan, yaitu:

1. Meningkatkan kebugaran fisik

Ketika melakukan sedikit upaya tambahan dalam melakukan salat Tarawih, terjadi peningkatan daya tahan, stamina, fleksibilitas dan kekuatan tubuh. Salat menghasilkan perubahan fisiologis yang sama seperti ketika jogging atau berjalan, namun tanpa efek samping.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 17.000 orang alumni Harvard memberikan bukti kuat bahwa latihan aerobik setara dengan joging sekitar 3 mil sehari, meningkatkan kesehatan dan dapat memperpanjang usia. Pria yang mengeluarkan energi sekitar 2000 kkal setiap minggu memiliki angka kematian seperempat sampai sepertiga kali lebih rendah dibandingkan yang sedikit atau tidak berolahraga.

2. Meningkatkan daya tahan lansia

Seiring pertambahan usia, aktivitas yang dilakukan seseorang berkurang karena tulangnya menjadi makin tipis. Jika tidak dirawat, maka risiko osteoporosis sudah menanti. Gangguan ini paling banyak dialami wanita ketika memasuki menopause akibat penurunan estrogen.

Saat melakukan gerakan berulang dan teratur selama salat, maka kekuatan otot, tendon, fleksibilitas sendi dan respon kardiovaskular meningkat. Oleh karena itu salat Tarawih memungkinkan para lansia tetap siap ketika menghadapi kesulitan tak terduga yang dapat melukai tubuhnya. Tarawih akan meningkatkan daya tahan dan kepercayaan diri untuk menjadi mandiri.

3. Membantu mengontrol berat badan

Salat dapat mengontrol berat badan dan mengeluarkan kalori tanpa meningkatkan nafsu makan. Kombinasi dari pembatasan asupan makanan saat sahur dan buka puasa disertai Tarawih akan membantu mengurangi berat badan. Berat badan akan tetap terkontrol jika tidak makan terlalu banyak pada sahur dan buka puasa serta rajin melakukan Tarawih.

4. Meningkatkan suasana hati

Olahraga diketahui dapat meningkatkan suasana hati dan kualitas hidup sekaligus mengurangi kecemasan dan depresi. Peneliti dari Universitas Harvard, Dr Herbert Benson, menemukan bahwa melafalkan do'a dan ayat kitab suci ditambah aktifitas ringan akan memicu relaksasi yang dapat menurunkan tekanan darah, tingkat pernapasan dan denyut jantung.

Oleh karena itu, Tarawih membuat pikiran berada dalam keadaan rileks. Keadaan tenang pikiran ini juga mungkin dipicu pelepasan hormon encephalins dan endorfin ke dalam sirkulasi darah.

Minggu, 22 Juli 2012

Lampu Hemat Energi Pancarkan Radiasi Berbahaya bagi Kulit

cewek-dimabukin, Jakarta: Penggunaan bohlam lampu pijar konvensional saat ini sudah banyak digantikan oleh lampu hemat energi. Selain menghabiskan daya listrik yang lebih rendah, lampu ini juga lebih terang memancarkan cahaya. Namun, para peneliti menemukan bahwa lampu hemat energi memancarkan radiasi Ultraviolet (UV) yang berbahaya.

Dalam istilah industri dan kelistrikan, lampu hemat energi disebut juga compact fluorescent light bulbs (CFL). Sekelompok ilmuwan dari Stony Brook’s Advanced Energy Research and Technology Center (AERTC) dan New York State Stem Cell Science (NYSTEM) telah membuktikan bahwa CFL memancarkan sinar ultraviolet (UV) yang dapat membahayakan sel-sel kulit manusia.

Pertama-tama, para peneliti membeli CFL dari toko yang berbeda di 2 distrik yang berbeda. Sinar UV yang dipancarkan oleh kedua lampu kemudian diukur dan dibandingkan. Sinar tampak menembus celah-celah kecil di lapisan fosfor putih pada bagian dalam kaca bohlam CFL. Partikel-partikel fosfor bersinar sebagai akibat dari reaksi elektrokimia dalam bohlam.

Para ilmuwan kemudian mencatat bahwa celah fosfor tersebut ditemukan pada semua CFL yang diteliti. Mereka juga menemukan adanya UV yang dipancarkan dari lampu dalam tingkat yang signifikan. Sebuah jaringan sel kulit manusia kemudian dipaparkan pada CFL dan lampu pijar konvensonal dengan kecerahan yang sama.

Selain itu, ditambahkan pula nanopartikel titanium dioksida (TiO2) pada beberapa sel kulit. Bahan kimia ini umum digunakan dalam lotion tabir surya untuk menyerap sinar UV.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa respon sel kulit sehat terhadap UV yang dipancarkan dari lampu CFL sama seperti kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet. Kerusakan sel kulit semakin meningkat ketika dosis rendah nanopartikel TiO2 diberikan ke sel-sel kulit sebelum terkena UV," kata peneliti, Miriam Rafailovich seperti dilansir Examiner.com, Minggu (22/7/2012).

Para peneliti juga menemukan bahwa cahaya lampu pijar konvensional dengan intensitas yang sama tidak akan merusak sel-sel kulit yang sehat, baik dengan atau tanpa adanya TiO2. Lampu pijar tersebut tidak memancarkan radiasi UV dalam jumlah yang signifikan.

Sebelumnya, sebuah penelitian yang dilakukan Komisi Eropa bernama Scientific Committee on Emerging and Newly Identified Health Risks (SCENIHR) di tahun 2008 telah menemukan bahwa CFL memancarkan radiasi UV. Temuan Eropa ini merekomendasikan bahwa paparan untuk jangka waktu yang lama pada jarak pendek, yaitu kurang dari 20 cm, sebaiknya ditetapkan sebagai batas aman untuk melindungi kulit dan kerusakan retina.

Laporan SCENHIR menyimpulkan bahwa memasang selubung kaca ekstra di sekitar lampu CFL dampak menghilangkan risiko paparan sinar UV. Pendapat ini juga disetujui oleh para ilmuwan dari AERTC.

"Meskipun sangat menghemat energi, konsumen harus berhati-hati saat menggunakan CFL. Penelitian kami menunjukkan bahwa pencegahan terbaik adalah menghindari penggunaannya pada jarak dekat dan lebih aman lagi bila dipasangi kaca penutup tambahan," pungkas Rafailovich.

Label