Tampilkan postingan dengan label Seksologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seksologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2012

Tipe-tipe Libido Seseorang

cewek-dimabukin, Jakarta: Masing-masing orang ternyata memiliki tipe atau jenis libido atau gairah seksual yang berbeda-beda. Tetapi ada beberapa orang yang memiliki gabungan dari beberapa tipe libido yang dapat mempengaruhi kehidupan seksualnya.

Seorang terapis seks dan psikolog klinis di Australia mengembangkan konsep jenis-jenis libido yang dituliskan dalam buku When Your Sex Drives Don’t Match.

Seperti dilansir besthealthmag, Jumat (24/8/12) berikut tipe-tipe libido:

1. Sensual

Seseorang dengan tipe libido sensual merasa bahwa keintiman emosional lebih penting daripada kinerja fisik saat berhubungan seks.

Orang dengan tipe libido sensual mungkin akan merasa ditolak dan terlalu sakit hati jika pasangannya tidak bersedia melakukan seks, misal karena kelelahan. Mintalah pasangan untuk mengatakan penolakannya dengan cara yang lebih lembut.

2. Dependen

Orang dengan tipe ini memiliki gairah seksual yang bergantung pada suatu hal atau alasan tertentu. Seseorang misalnya memerlukan seks untuk merasa dicintai dan ia butuh untuk meyakinkan diri terhadap rasa cinta pasangan, atau untuk mengatasi stres.

Orang dengan tipe libido ini biasanya pada masa remajanya menggunakan seks dan masturbasi untuk mengatasi kebosanan atau frustasi.

Solusinya adalah dengan mencari sisi non-seksual (rasa cinta, kekaguman) yang positif untuk mengatasi perasaan frustasi atau bosannya sebagai alasan untuk melakukan seks.

3. Stres

Orang dengan tipe libido ini biasanya akan menghindari seks meski dirinya memiliki keinginan yang cukup besar. Hal ini terjadi karena ada perasaan khawatir jika ia tidak bisa menyenangkan pasangan.

Keraguan diri ini mungkin karena sedang mengalami masa-masa sulit, seperti sakit yang membuat seks bukanlah menjadi prioritas lagi. Bicarakan apa yang mengganggu pikiran Anda kepada pasangan atau berkonsultasilah dengan psikolog atau terapis seks.

4. Bebas

Orang dengan tipe libido ini tidak terlalu mengkhawatirkan hubungan seks dan merasa lebih mudah memenuhi kebutuhan seksualnya tanpa harus sanggama misal dengan masturbasi. Hal ini biasanya dilatarbelakangi oleh banyaknya tuntutan dalam hidup seperti pekerjaan.

Diskusikan cara untuk mengatasi tekanan hidup dan membangun keintiman melalui aktivitas non-seksual bersama pasangan agar lebih tertarik berhubungan seks dengan pasangan.

5. Erotis

Orang dengan tipe libido erotis hanya akan merasakan kedekatan emosional jika pasangannya juga sedang bergairah. Seks adalah bagian paling penting dari hubungan dan tipe libido ini harus merasa diinginkan oleh pasangan.

Yang harus dilakukan oleh orang dengan tipe ini adalah tetap memperhatikan kebutuhan pasangan soal seks.

6. Adiktif

Seseorang akan merasa kesulitan untuk menolak seks dalam segala situasi ataupun kondisi. Bahayanya adalah Anda mungkin akan bersedia melakukan seks meski bukan dengan pasangan karena rasa kecanduan terhadap seks. Hal ini dapat diatasi dengan konseling pada terapis seks.

7. Reaktif

Seseorang akan mendapatkan kepuasan hanya dari menyenangkan pasangannya. Orang dengan tipe libido ini merasa nyaman dengan gairah seksnya. Tetapi harus diingat bahwa kesenangan akan datang dengan memberikan kesenangan kepada orang lain.

Untuk memastikan agar diri Anda sendiri juga mendapatkan kepuasan seksual, katakan apa yang Anda inginkan terhadap pasangan agar saling terpuaskan oleh seks.

8. Tidak mudah tertarik

Orang dengan tipe libido ini tidak akan merasa terganggu meski tidak pernah berhubungan seks lagi. Hal ini mungkin terjadi karena hilangnya libido akibat stres atau minat alami terhadap seksnya sangat rendah.

Untuk meningkatkan keinginan Anda, fokus pada satu alasan yang baik untuk berhubungan seks daripada semua alasan untuk tidak melakukan hubungan seks.

Jumat, 24 Agustus 2012

5 Mitos Seputar Penis

cewek-dimabukin: Maraknya pengobatan pembesar penis, membuat pria mencoba berlomba-lomba membesarkan alat vitalnya. Hal ini dianggap wajar mengingat penis melambangkan keperkarsaan pria. Jadi, rasanya kalau kecil malah dianggap kurang afdol.

Padahal semua informasi tersebut belum tentu benar. Tidak semua mitos yang Anda baca atau dengar itu benar. Biar tak salah kaprah, simak beberapa penjelasannya berikut.

Mitos 1: Penis terlihat lebih kecil
Banyak pria ingin memiliki ukuran penis yang lebih panjang dari yang dimilikinya. Perasaan ini muncul ketika membandingkan penisnya dengan pria lain.

Jelas perspektif seperti itu akan membuat pria tidak percaya diri. Jika ingin melihat ukuran penis yang sebenarnya, berdirilah di depan kaca, kemungkinan penis akan terlihat lebih besar dibanding saat melihat langsung. Jangan membandingkan penis Anda dengan penis para aktor film porno, ukuran seperti itu hanya dimiliki oleh sebagian kecil pria.

Mitos 2: Wanita senang dengan ukuran penis panjang
Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Beberapa wanita memang mengidolakan penis panjang, namun sebagian besar wanita tidak terlalu peduli dengan ukuran penis pria selama hal tersebut dapat memuaskannya di atas tempat tidur. Satu hal yang penting, saat berhubungan seks, wanita tidak hanya menilai pria dari panjang ukuran penisnya saja, tapi juga dari pemenuhan kebutuhan emosi seperti perasaan dicintai, dihargai, diperlakukan spesial, dan suasana intim.

Mitos 3: Pria lebih dihargai dengan penis besar
Sebenarnya pria sendiri yang membangun pernyataan ini. Tidak ada fakta atau bukti ilmiah yang mengatakan sifat pria sejati berhubungan dengan ukuran penisnya. Sebaliknya, sifat pria yang bertanggung jawab, memiliki prinsip hidup yang benar, peduli keluarga, dan jujur yang membuat pria dihargai oleh orang lain.

Mitos 4: Penis besar berarti lebih tahan lama
Salah besar! Lama atau tidaknya hubungan seks sama sekali tidak dipengaruhi ukuran penis. Beberapa cara tahan lama saat berhubungan seks adalah latihan, rasa percaya diri, dan komunikasi terbuka dengan pasangan.

Mitos 5: Penis panjang lebih baik
Sebuah survei di penis-website.com mengatakan wanita lebih menyukai penis yang tebal daripada penis yang panjang. Menurut survei ini, penis yang panjang cenderung mengakibatkan rasa sakit ketika sedang berhubungan seksual, sedangkan penis yang tidak terlalu panjang namun tebal mampu menyentuh g-spot wanita yang dipercaya berada sekitar 3cm dari mulut vagina.

Kamis, 23 Agustus 2012

Seks dan Otak Perempuan Terhubung

cewek-dimabukin, Ottawa: Wanita yang sedang menstruasi biasanya masa ovulasinya berakhir. Namun wanita itu masih bisa hamil. Kenapa?

Para ilmuwan di University of Saskatchewan mengatakan mereka menemukan kekuatan sinyal kimia yang tertanam di air mani yang bekerja langsung pada otak betina mamalia, termasuk manusia. Protein di dalam air mani itu bertindak langsung pada otak perempuan untuk memintanya berovulasi, Kamis (23/8).

Para peneliti menulis "air mani bertindak sebagai sinyal hormonal, yang bekerja melalui hipotalamus otak perempuan dan kelenjar pituitari. Ini yang memicu pelepasan hormon lain yang memberi sinyal ke ovarium untuk melepaskan telur".

Para ilmuwan juga menujukkan bahwa molekul yang sama juga mengatur pertumbuhan, pemeliharaan, dan kelangsungan hidup sel-sel saraf. Gregg Adams, seorang profesor Ilmu Biomedis Hewan di Western College of Veterinary Medicine menjelaskan temuannya itu.

"Dari hasil temuan kami, sekarang kita tahu bahwa kelenjar menghasilkan sejumlah besar protein yang berefek langsung kepada perempuan," jelas Adams.

"Ternyata, protein yang dijuluki ovulation-inducing factor (OIF) dan nerve growth factor (NGF) adalah molekul yang sama. Bahkan yang lebih mengejutkan adalah efek NGF pada wanita yang tidak diakui sebelumnya karena begitu melimpahnya di dalam plasma mani".

Penelitian ini diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) 20 Agustus 2012. Studi ini menimbulkan pertanyaan menarik tentang kesuburan pada mamalia, termasuk manusia.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ketika OIF/NGF dapat berfungsi berbeda dari hewan ke hewan, ini bisa ada di semua mamalia. Hal ini menyiratkan, hormon berperan penting dalam reproduksi di semua mamalia. Perannya pada berbagai spesies dan relevansi klinis terhadap infertilitas manusia memang masih harus dijawab.

Sementara itu manusia dikatakan ovulator spontan sehingga kita dapat ovulasi dengan atau tanpa seorang laki-laki. Namun, Adam menegaskan, fakta bahwa air mani laki-laki memiliki dampak langsung pada otak perempuan menarik dan dapat memperluas pemahaman kita tentang mekanisme yang mengatur ovulasi dan menimbulkan beberapa pertanyaan menarik tentang kesuburan.

Para ilmuwan juga mengatakan bahwa hal itu dapat memberikan cara baru dalam melihat perawatan kesuburan bagi perempuan tidak subur.

8 Cara Agar Bisa Nikmati Sex Date dengan Sua

cewek-dimabukin, Jakarta: Setiap pasangan sudah tahu kalau seks baik untuk menjaga kehidupan pernikahan agar tetap harmonis. Namun meski tahu belum tentu, pasangan itu rutin melakukannya.

Kesibukan kerja, urusan rumah tangga, anak dan berbagai masalah lainnya membuat keintiman berada di daftar terakhir kegiatan yang dilakukan setiap harinya. Begitu sibuknya, bisa saja satu pasangan hanya bercinta sebulan sekali. Duh.

Apakah hal tersebut Anda alami? Jika iya solusinya adalah "Melakukan sex date," saran psikriatis dr. Eva Ritvo, seperti dikutip glo.msn. Bagaimana agar punya waktu untuk sex date, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Bicara
Saat anak-anak sudah tidur di kamarnya, nyalakan lilin, sediakan minuman dan bicaralah dari hati ke hati. Katakan pada pasangan bagaimana Anda merindukan waktu berduaan dan keintiman dengan suami. Jelaskan padanya, dengan kesibukan sekarang, Anda dan pasangan perlu melakukan sex date.

2. Buat Rencana
Bersama dengan suami, buat rencana kapan dan berapa kali dalam seminggu aktivitas bercinta dilakukan. Kompromikan soal waktu ini. Kalau Anda tidak ingin terlalu sering, sementara dia ingin lebih sering, sepakati waktu di antara keduanya.

3. Jadilah Sutradara
Biarkan pasangan tahu kalau Anda senang untuk mengatur semua kencan seks ini bersama pasangan, bahwa Anda lah yang akan menyutradarainya. Rencanakan segala sesuatunya, mulai dari menyiapkan makanan atau camilan ringan hingga minuman yang bisa membuat mood bercinta datang.

4. Lihat Kalender, Sesuaikan dengan Kesibukan
Saat memutuskan untuk mulai melakukan sex date, perhatikan kalender dan sesuaikan dengan kesibukan Anda. Cari kapan hari-hari yang Anda dan suami bisa punya kesempatan untuk intim. Tandai hari tersebut di kalender dan pastikan Anda dan suami menolak melakukan kegiatan apapun (kecuali darurat) kecuali bercinta. Masing-masing pihak harus menunjukkan keseriusan memang ingin menjadikan seks prioritas.

5. Reminder
Gunakan iPhone atau BlackBerry Anda untuk mengingatkan tentang jadwal sex date. Atur reminder di smartphone Anda di hari yang sudah disepakati bersama.

6. Sexting
Yup, untuk membangun mood, Anda bisa saling mengirimkan pesan teks mesra ke pasangan saat masing-masing menjalani aktivitas. Pesan teks erotis tidak perlu yang rumit, cukup dengan tulisan misalnya 'aku tidak sabar bertemu malam ini.'

7. Bangun Mood
Pasangan biasanya gagal bercinta karena merasa tidak mood. Namun ketika Anda sudah mengatur jadwal untuk sex date, Anda atau pasangan jadi punya kesempatan untuk membangun mood tersebut. Anda dan suami bisa melakukan berbagai cara mulai dari mencoba lingerie yang sudah lama tidak dipakai atau membaca novel erotis.

8. Persiapkan Diri
Tidak ada salahnya Anda mempersiapkan diri untuk melakukan sex date ini. Persiapan diri juga termasuk salah satu cara membangun mood. Misalnya dengan pergi ke salon untuk luluran dan pedicure atau berbelanja lingeri baru. Tapi pastikan aktivitas persiapan itu tidak membuat Anda terlalu lelah.

Senin, 20 Agustus 2012

Jutaan Orang di Dunia Aseksual

cewek-dimabukin, Ottawa: Budaya bisa mengubah perasaan seksual seseorang. Bahkan jutaan orang tak lagi memiliki ketertarikan seksual sama sekali.

Demikian pernyataan dari akademisi terkemuka, Professor Anthony Bogaert, seperti dilansir Dailymail dan dikutip cewek-dimabukin, Senin (20/8).

Menurutnya, satu persen dari populasi dunia merupakan mereka yang tak merasakan daya tarik seksual alias aseksual. Ini berarti ada 70 juta orang di bumi ini yang aseksual.

Bogaert mempercayai, aseksual terjadi karena mereka 'kurang belajar' atau mereka merasa tersisihkan dari budaya yang sangat seksualisasi. Para ahli mengatakan, aseksual mungkin selalu ada tapi baru mulai 'keluar' di dalam masyarakat yang lebih liberal.

Pada sebuah buku yang akan diterbitkan bulan depan menunjukkan bahwa semakin banyaknya aseksual membuatnya harus digolongkan sebagai 'orientasi seksual keempat'.

"Ada dua bentuk, orang yang memiliki gairah seksual, tapi tidak mengarahkannya ke orang lain (mereka dapat bermasturbasi) dan orang lain yang tidak memiliki gairah seks sama sekali," ujar Profesor Bogaert, dari Brock University di Kanada.

Pada 2004, Profesor Bogaert menganalisis 18.000 orang di Inggris dari sebuah survei 1994 tentang daya tarik seksual. Ia menemukan bahwa satu persen setuju dengan pernyataan: 'Saya tidak pernah merasa daya tarik seksual sama sekali kepada siapa pun.

Minggu, 19 Agustus 2012

Buat Dia Orgasme dalam 15 Menit

cewek-dimabukin: Para pria, nyalakan mesinnya. Tantangan Anda adalah menguasai seni untuk membuat pasangan Anda orgasme dalam 15 menit.

Seorang sexologist dari Kinsey Institute di Amerika menemukan fakta bahwa rata-rata wanita baru bisa mencapai orgasme setelah melakukan seks selama 10-20 menit.

Penelitian di Journal of Sex and Marital Therapy juga mengemukakan bahwa dengan melakukan foreplay yang cukup, itu akan membantu wanita cepat mencapai 'garis finis'.

Persiapan sangat penting untuk membuat wanita mencapai orgasme. University of Florence menemukan fakta wanita yang meminum satu atau dua gelas red wine lebih mudah merasa terangsang. Setelah mereka meneguk minuman di gelas terahir, saatnya Anda menyalakan stop watch Anda sampai 15 menit ke depan.

Minus 15 Menit: MULUT KE MULUT
Investasikan setidaknya 3 menit untuk berciuman. Penelitian di Lafayette College di America mengatakan ciuman mengurangi kadar hormon stres. Lakukan dengan cara berciuman dari depan dengan wajah sedikit miring ke kanan, karena seorang ilmuwan Jerman mengatakan hal ini membuat Anda terlihat lebih penyayang, membangun rasa percayanya, dan seolah menguatkan si dia untuk mendapatkan orgasme lebih cepat.

Jangan hanya mencium bibirnya, kata William Cane, pengarang buku 'The Art of Kissing'. William melakukan survei terhadap 50.000 wanita dan 96% mengatakan suka dicium di bagian leher untuk pemanasan sebelum bercinta. "Tapi jangan juga mencium dengan berlebihan," tambah William.

"Ciumi bagian lehernya sesekali saja, agar leher pasangan Anda tetap peka terhadap sentuhan bibir Anda. Dan setiap kali Anda mencium bagian leher, bukalah satu bagian dari pakaiannya. Entah itu membuka kancing kemejanya atau membuka kaos yang sedang dipakainya dan seterusnya. Sisakan pakaian dalamnya saja," jelas William.

Sebuah penelitian dari University of Cincinnati mengungkapkan fakta jika pasangan Anda merasa nyaman saat dibuka pakaiannya satu per satu oleh Anda, maka dia akan orgasme lebih cepat.

"Berikan pujian untuk bagian tubuhnya yang indah saat Anda membuka pakaiannya satu per satu. Kata-kata pujian Anda akan menambah rasa percaya dirinya dan hanya dengan 180 detik, Anda menaklukkan 'hewan buas' dalam pelukan Anda," kata psychotherapist Christine Webber.

Minus 12 Menit: GUNAKAN TANGAN ANDA
Dia sudah hampir telanjang dan biarkan untuk beberapa menit dia mengenakan pakaian dalamnya.  "Jangan langsung Anda buka semua pakaiannya. Konsentrasi membangun atmosfer daripada Anda melakukan stimulasi langsung. Jangan biarkan pasangan Anda melihat Anda seperti orang yang tergesa-gesa. Dia tidak akan suka hal itu. Bukalah baju dalamnya perlahan, seolah Anda memiliki banyak waktu," ujar terapis seks Paula Hall.

Gunakan lubrikan jika diperlukan, karena 'pelumas' ini dapat membuatnya lebih sensitif. Gerakan tangan Anda perlahan di sekitar vaginanya. Ingat jangan terburu-buru, lakukan dengan perlahan. "Wanita suka pria yang hebat memanfaatkan tangannya," jelas Emma Taylor, sex blogger.

Minus 10 Menit: LAKUKAN CUNNILINGUS
Menurut seorang seksolog di Master & Johnson Institute, tingkat keberhasilan membuat wanita orgasme mencapai 80% jika melakukan cunnilingus (tindakan menggunakan mulut, bibir, dan lidah untuk menstimulasi alat kelamin wanita).

Lou Paget, penulis buku The Big-O, menyarankan bahwa Metoda Kivin adalah jalan tercepat membuat wanita orgasme. "Dengan satu tangan, buka penutup klitoris pasangan dan gunakan lidah Anda untuk 'menyapunya' dengan lembut. Lalu masukkan satu jari Anda ke vaginanya dan tetap 'sapu' klitorisnya dengan lembut," jelas Paget. Kalau Anda melihat pasangan Anda kontraksi, berarti Anda melakukannya dengan benar.

Minus 7 Menit: MENU UTAMA
Orgasme tidak selalu ditentukan oleh foreplay. Penelitian dari Journal of Sexual Medicine belum lama ini mengungkapkan bahwa orgasme itu tercapai dari konsistensi intercourse, bukan dari lamanya foreplay. Dan studi lainnya yang mendukung penelitian di atas mengatakan bahwa rata-rata wanita mencapai orgasme setelah 7 menit penetrasi.
Namun harus melakukannya dengan posisi apa?

"Hindari posisi yang membuat penis Anda masuk terlalu dalam, jangan melakukan dengan gerakan yang kasar dan keras. Lakukan dengan posisi missionary dan sesekali pijat klitorisnya menggunakan penis Anda dengan lembut. Hal ini akan memberikan kenikmatan hebat bagi pasangan," ujar Emma Taylor.

Cara alternatif lainnya adalah dengan merangsang g-spot dan klitoris pasangan Anda secara simultan. "Cara ini merupakan cara tercepat untuk memberinya orgasme. Anda bisa melakukannya dengan doggy style atau posisi di mana pria di belakang wanita. Sementara penis Anda melakukan penetrasi, tangan Anda bisa merangsang klitoris pasangan," saran Hall.

Minus 1 Menit: JANGAN BERHENTI
Anda sudah hampir selesai. Di menit terakhir ini, jangan berhenti, Anda segera mendapatkan hasilnya. "Wanita tidak terlalu suka dengan terlalu banyak perubahan gaya," ujar Dr Joni Frater, pengarang buku 'Lover Her Right'.

"Berganti-ganti posisi terlalu sering akan membuat konsentrasi pasangan Anda terpecah. Anda juga pasti tidak mau ketika sudah hampir mencapai 'finis' harus memulai dari awal lagi dengan gaya baru. Jadi, pada saat ada satu posisi yang mendapat respon positif dari pasangan Anda, terus lakukan itu, dengan kecepatan dan penekanan yang sama," ujar Frater.

"Jika Anda ingin mencoba gaya baru, lakukan di seks berikutnya. Karena pada saat Anda bisa memberinya kepuasan dalam 15 menit, dia akan segera meminta Anda mengulanginya lagi. Saat itulah Anda bisa mencoba gaya yang baru," tambahnya.

Novel Fifty Shades of Grey Tingkatkan Hubungan Seks

SportPoin, Jakarta: Bagi pasangan suami-istri mungkin ada baiknya membaca novel ini, Fifty Shades of Grey. Sebab, menurut penelitian yang dilakukan EcigaretteDirect, pasangan yang membaca karya sastra ini akan terpacu untuk meningkatkan hubungan seks mereka.

Dampak paling besar terjadi pada pria. Studi mengungkap 55 persen dari 500 pria yang disurvei mengaku merasa ditekan untuk memberikan kinerja lebih panas di kamar tidur. Sebab, usai membaca karangan EL James itu, sebagian besar wanita akan meminta pasangannya seperti tokoh pria dalam novel itu yaitu Christian Grey, ketika memperlakukan pacarnya, Anastasia Steele di ranjang.

Sementara, 26 persen pria lain mengaku memiliki hubungan bercinta meningkat. Sementara hanya 19 persen mengaku hubungan seksual mereka tak terpengaruh atau tak peduli dengan adanya novel ini.

Juru bicara ECigaretteDirect menyatakan pria lebih memilih menganggap diri mereka memiliki kemampuan seks jauh di atas rata, meski pada kenyataannya mereka masih berjuang untuk menggapai hal itu.

"Dari orang-orang yang kami ajak bicara, banyak yang mengatakan merasa di bawah tekanan besar untuk menjadi lebih berani di kamar tidur," katanya. "Namun, sesungguhnya banyak pria yang merasa tidak yakin jika mereka akan diterima oleh mitra tempat tidur mereka," kata juru bicara tersebut, seperti dikutip dari Genius Beauty, Ahad

Rabu, 15 Agustus 2012

6 Hal yang Halangi Pasangan Dapatkan Kenikmatan Bercinta

cewek-dimabukin, Jakarta: Kehidupan seks sehat sangat penting bagi kesehatan fisik maupun psikis pasangan suami istri secara keseluruhan. Sayangnya banyak hal-hal yang bisa menghalangi pasangan untuk mendapatkan atau menjaga kehidupan seks yang sehat. Halangan itu bisa datang dari diri sendiri maupun faktor luar seperti pekerjaan atau anak. Dikutip dari Your Tango, sedikitnya ada 10 hal yang membuat pasangan sulit mewujudkan seks berkualitas. Ketahui dan temukan solusinya di bawah ini.

1. Tak Punya Waktu
Orang cenderung mengesmapingkan seks dengan alasan terlalu sibuk sehingga tak punya waktu untuk bercinta. Kini saatnya menempatkan seks sebagai prioritas. Cari cara untuk membuat Anda dan pasangan 'menginginkan' satu sama lain. Caranya bisa dengan mengirim pesan teks 'nakal' dan ngobrol 'seksi' saat jam istirahat kantor. Rencanakan jadwal bercinta, misalnya tiga atau empat kali seminggu dan gunakan kesempatan itu untuk memunculkan lagi letupan-letupan hasrat yang sempat hilang. Tetap tak punya waktu? Tidak ada alasan, lakukan quickie sex bila perlu.

2. Seks yang Monoton
Ketika pernikahan telah berlangsung lama, aktivitas seks biasanya mudah ditebak sehingga yang dirasakan cenderung monoton. Solusinya, rencanakan liburan singkat di akhir pekan, tapi jangan katakan pada pasangan apa yang akan Anda lakukan di sana. Sewa kamar hotel, minta staf untuk menghias kamar seromantis mungkin dan bawa lingerie, sex toys atau sesuatu yang seksi lainnya. Berikan pasangan Anda kejutan yang tidak akan pernah dia lupakan!

3. Anak
Ketika sudah punya anak, orangtua cenderung akan mencurahkan segala waktunya untuk mengurusnya sehingga melupakan waktu untuk berdua. Punya anak, bukan berarti kebutuhan seks harus diabaikan. Sesekali 'curi' waktu untuk bermesraan bersama suami, misalnya di Sabtu malam. Titipkan anak ke kerabat atau orangtua Anda. Jangan khawatir, mereka tidak akan keberatan menurus si kecil selama tiga atau empat jam. Manfaatkan waktu ini sebaik-baiknya untuk menghangatkan lagi romantisme Anda dan suami.

4. Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah
Seringkali pekerjaan kantor yang tidak selesai hari itu juga masih saja dipikirkan setibanya di rumah. Akibatnya, pikiran dipenuhi tugas-tugas sehingga hasrat bercinta jadi berkurang bahkan hilang. Saat di kantor, fokuslah hanya pada pekerjaan dan ketika sampai di rumah, buang jauh-jauh pikiran Anda dari kepenatan di tempat kerja. Saatnya bersantai dan pusatkan perhatian pada bagaimana mendapatkan kenikmatan di atas ranjang bersama suami.

5. Kehilangan Libido
Libido bisa saja hilang karena tingkat stres yang tinggi atau pengobatan medis. Jika akibat stres, berarti sudah saatnya Anda melakukan perubahan dalam hidup. Cobalah mandi air hangat di bawah shower, gosokkan sabun ke tubuh dengan lembut dan perlahan. Menikmati mandi akan melepaskan stres dan menyegarkan pikiran. Bila perlu, ajak pasangan untuk mandi bersama. Apabila libido hilang karena pengobatan medis, konsultasikan pada seksolog dan dokter yang merawat Anda. Minta mereka mencarikan solusi untuk menyelamatkan kehidupan seks Anda yang hambar.

6. Menjalani Hidup Terlalu Serius
Orang dewasa biasanya 'lupa' bagaimana menciptakan hubungan intim yang menyenangkan karena selalu saja ada segudang tugas yang harus dikerjakan. Terlalu banyak tanggung jawab yang diemban, belum lagi kewajiban-kewajiban lainnya yang harus dipenuhi. Tanggung jawab manusia dalam hidup memang tidak akan pernah ada habisnya, jadi tak perlu menjalani hidup terlalu serius karena hanya akan membuat stres.

Luangkan waktu senggang bersama pasangan, lupakan masalah hidup sejenak dengan mengingat kembali kapan Anda dan pasangan pertama kali bertemu. Pikirkan kebiasaan-kebiasaan buruk pasangan yang lucu, kenangan yang mengundang tawa atau'menggosipkan' orang di sekitar Anda. Percayalah, seks akan lebih menyenangkan dan mudah dilakukan dengan senyuman.

Mitos & Fakta Hubungan Seks di Setiap Tahapan Usia

cewek-dimabukin, Jakarta: Apakah seks akan lebih baik seiring pertambahan usia? Atau jangan-jangan saat umur bertambah, hubungan intim jadi tidak menyenangkan lagi? Itulah beberapa pertanyaan yang kerap terlintas dalam benak wanita mengenai seks dan usia.

Seks memang bisa jadi hal yang membingungkan. Setiap pasangan tentunya ingin selalu memberikan yang terbaik pada pasangannya. Ketika usia semakin bertambah, kekhawatiran pun muncul. Apalagi pada wanita, menopause kerap dianggap sebagai penghalang untuk menikmati seks.

Agar tidak bingung mengenai berbagai informasi seputar seks di setiap pertambahan usia, berikut ini mitos dan fakta seputar hal tersebut seperti dirangkum Essence berdasarkan perbincangan dengan seksolog:

1. Seks di Usia 20-an
Penulis buku dan pakar pendidikan seks, Dr. Carol Queen, PhD, mengatakan pada masa inilah waktu yang tepat untuk berpetualangan mencoba berbagai hal dalam urusan seks. Mulailah lupakan rasa malu atau takut, ungkapkan apa yang Anda inginkan dan tidak sukai. "Seks (di usia 20-an), itu adalah masanya belajar bagaimana berhubungan dengan pasangan dan meningkatkan kemampuan untuk lebih intim dan bagaimana berkomunikasi," ujarnya.

Saat pasangan menikah di usia 20-an ini biasanya mereka berusaha untuk membahagiakan pasangannya terlebih dulu, ketimbang dirinya sendiri. Sehingga orang tersebut jadi kurang peduli dengan apa yang sebenarnya dia inginkan.

2. Seks di Usia 30-an
Pernahkah Anda mendengar kalimat ini: pria mencapai puncak seksualitasnya saat usianya remaja, sementara wanita mencapainya baru ketika usia 30-an. Apakah hal itu fakta atau mitos? Menurut Quenn, kalimat itu tidak sepenuhnya benar. "Memang ada alasan psikologis wanita menjadi lebih matang di usia 30-an. Tapi menurutku sebenarnya itu karena wanita di usia itu sudah merasakan kenyamanan yang sebenarnya dan punya identitas sebagai orang dewasa, wanita seksual dan sudah lebih dewasa untuk terlibat dalam sebuah hubunga," jelasnya.

3. Seks di Usia 40-an
"Inilah masanya tingkat hormon wanita mengalami fluktuasi dan kebanyakan wanita memasuki masa perimenopause," ujar Queen. Pada masa ini, wanita merasa kesulitan menghadapi penuaan yang dialaminya. Apalagi secara seksual mereka juga bisa jadi tidak aktif lagi. Selain hormon, ada berbagai penyebab kenapa pada usia 40-an, wanita kurang aktif dalam hal bercinta mulai dari stres, kekhawatiran jatuh sakit hingga kurangnya waktu.

Queen pun memberikan sedikit tips bagaimana agar di usia 40-an, wanita bisa tetap aktif secara seksal. Salah satu caranya adalah dengan berolahraga secara teratur. Perhatikan kondisi kesehatan tubuh dan selalu prioritaskan seks.

4. Seks di Usia 50-an
Banyak wanita beranggapan di usia inilah masa keemasan kehidupan seks berakhir. Kenyataannya anggapan itu hanya mitos. Menurut Queen, justru di usia ini, bisa menjadi awal baru untuk wanita. "Khusus untuk pasangan yang wanita sudah menopause dan tidak lagi ingin hamil, mereka terkadang menemukan masa kejayaan seks di usia 50-an," ujarnya. "Beberapa wanita merasa menjadi lebih mudah untuk membuat seks lebih bergairah jika mereka bisa melalui masa transisi ini dengan terapi hormon, sementara beberapa wanita lain mengubah pola makan atau dengan cara natural. Komunikasi adalah kuncinya," tambahnya.

5. Miss V Pun Bisa Menua
Tentunya Anda sudah paham kalau beberapa bagian tubuh akan melemah fungsinya seiring pertambahan usia. Bagian tubuh tersebut termasuk Miss V. Tapi dijelaskan pakar pendidikan seks Dr. Charlie Glickman, menua di sini bukan berarti Miss V berkeriput. Seiring usia bertambah, kemampuan otot yang ada di Miss V akan mulai melemah. Oleh karena itu otot Miss V perlu dilatih yaitu dengan latihan Kegel. "Kegel merupakan latihan paling tepat untuk membuat otot Miss V tetap kencang, baik itu saat Anda sudah punya anak ataupun belum," jelasnya.

Selasa, 14 Agustus 2012

Perilaku Seks yang Sesuai untuk Usia Tua

cewek-dimabukin, Jakarta: Semakin tua mungkin gairah seksual seseorang juga akan semakin menurun karena berkurangnya hormon. Tetapi sebenarnya hubungan seks pada usia yang lebih tua akan lebih menarik karena pikiran lebih bebas dari tekanan dan masalah.

Masalah seksual yang muncul karena bertambahnya umur seperti disfungsi ereksi atau menurunnya libido merupakan tantangan yang harus diatasinoleh semua orang agar tidak mengganggu kualitas hubungan seksualnya meski telah berumur.

Berikut 5 langkah yang dapat membantu meningkatkan kualitas bercinta pada orang yang lebih tua, seperti dilansir everydayhealth, Selasa (14/8/12) antara lain:

1. Memperlambat proses hubungan seksual

Ketika seseorang bertambah tua, dirinya akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terangsang daripada ketika muda dulu. Sehingga sediakan lebih banyak waktu untuk pemanasan atau foreplay agar seks lebih menyenangkan.

Perubahan fisiologis yang terjadi ketika usia bertambah tua juga membuat rangsangan yang sering dilakukan ketika muda tidak lagi memiliki efek yang sama. Oleh karenanya lakukan eksperimen-eksperimen untuk merangsang pasangan agar mendapatkan seks yang lebih baik.

2. Mengungkapkan kebutuhan masing-masing pasangan

Komunikasi yang baik adalah salah satu kunci keberhasilan hubungan seksual pada suami istri. Usia yang berubah juga menyebabkan kebutuhan seksual berubah juga.

Berbicara sebelum, selama, dan setelah melakukan hubungan seks dapat memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dan menghindari kesalahpahaman serta kecemasan. Lakukan percakapan ringan ketika sedang berada di tempat tidur.

Untuk percakapan yang berat seperti kondisi pengobatan disfungsi ereksi atau mengatasi libido yang rendah, pilihlah waktu yang lebih santai tetapi jangan pada waktu mendekati seks. Jujurlah tentang apa yang terjadi dan apa yang Anda harap akan terjadi dapat menjadi cara yang baik untuk lebih intim di kamar tidur.

3. Bereksperimen dengan posisi bercinta baru atau penggunaan sex toys

Agar lebih mudah terangsang, seseorang di usia yang sudah tidak muda lagi mungkin memerlukan sesuatu yang baru. Menggunakan sex toys seperti vibrator dan bantuan praktis seperti pelumas, dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seks pasangan.

Anda juga dapat bereksperimen dengan posisi bercinta yang baru atau penambahan beberapa bantal untuk mendukung tulang yang pegal selama bercinta karena faktor usia.

4. Masturbasi

Ketika seseorang telah kehilangan pasangannya, dirinya dapat memenuhi kebutuhan seksualnya dengan masturbasi. Masturbasi telah diketahui dapat meningkatkan kesehatan, baik fisik maupun emosional.

Luangkan waktu untuk menemukan apa yang dapat menyenangkan diri sendiri. Hal ini bahkan dapat menyebabkan seseorang terlepas dari stres karena terlarut dalam kesepian dan kesendirian.

5. Tetap sehat

Tubuh seseorang mungkin akan berubah ketika bertambah tua, tetapi Anda dapat meningkatkan cara kerja tubuh dengan membuat pilihan makanan yang sehat dan olahraga. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan seks yang lebih baik dengan mempertahankan kekuatan otot dan kapasitas aerobik.

Meskipun Anda tidak lagi perlu khawatir akan risiko kehamilan jika berhubungan seks di usia tua, tetapi usia tidak melindungi seseorang dari penyakit menular seksual. Tetap gunakan kondom sebagai perlindungan dari penyakit menular seksual.

Senin, 13 Agustus 2012

Berpikirlah Tentang Seks Saat Badan Terasa Nyeri

cewek-dimabukin, Jakarta: Beberapa dokter gigi menggunakan suara musik untuk meringankan nyeri saat menangani pasiennya. Metode ini ternyata efektif untuk mengurangi rasa sakit pasien. Namun bagaimana caranya untuk meringankan rasa sakit saat tidak ada alat pemutar musik yang dapat digunakan? Cobalah berpikir tentang seks.

Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Pain Society menemukan bahwa membayangkan adegan seksual yang sangat menyenangkan dapat meredam rasa sakit.

Selama bertahun-tahun, orang menggunakan visualisasi atau membayangkan pantai dan tempat favorit lainnya untuk mengurangi persepsi tentang rasa sakit saat menjalani perawatan medis. Penelitian menunjukkan bahwa ada pilihan lain untuk mengatasi rasa nyeri tanpa obat.

Dalam sebuah penelitian tahun 1999, peneliti meminta 40 orang mahasiswa untuk merendam tangannya dalam sebuah tangki berisi air es. Ia kemudian diminta memeringkat rasa sakitnya dari skala 0 sampai 10.

Peneliti mengukur berapa lama waktu yang diperlukan agar peserta mulai merasa sakit dan berapa lama peserta bisa bertahan merendam tangannya di dalam air es.

Kesemua peserta penelitian dibagi menjadi empat kelompok, dan setiap anggota kelompok diminta membenamkan kedua tangannya.

Selama proses perendaman ini, kelompok kontrol diberitahu agar tidak membayangkan apapun yang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mendeteksi rasa sakit.

Kelompok kedua diminta membayangkan adegan netral, misalnya orang berjalan. Kelompok ketiga diminta memikirkan tentang fantasi seksual yang hanya sedikit saja menimbulkan kesenangan. Sedangkan kelompok keempat berfokus pada fantasi seksual yang memberi kesenangan maksimal.

Hasilnya, peserta yang memvisualisasikan fantasi seksual yang sangat menyenangkan mengaku berkurang rasa nyerinya saat merendam tangannya di dalam air. Kelompok ini juga lebih mampu mentolerir rasa sakit dan dapat merendam tangannya dalam air es lebih lama.

Para peneliti menemukan bahwa fantasi yang sangat menyenangkan akan meningkatkan suasana hati, mengurangi kekhawatiran dan ketegangan, serta meningkatkan rasa percaya diri peserta bahwa dirinya dapat menangani rasa sakit.

"Fantasi seksual dapat meredam rasa nyeri sesuai teori dasar pengontrol nyeri. Teori ini mengatakan bahwa sesuatu yang memunculkan respons emosional positif selama pengalaman yang menyakitkan akan membuat sensasi sakit yang dirasakan lebih berkurang," kata peneliti Peter Staats, MD, direktur divisi obat di Johns Hopkins University School of Medicine's seperti dilansir WebMD, Selasa (14/8/2012).

"Agar dapat bekerja, visualisasai atau bayangan yang dimiliki harus sangat positif. Inilah sebabnya mengapa fantasi menyenangkan yang hanya sedikit ataupun yang netral tidak memiliki efek serupa," lanjut Staats.

Menurut peneliti, bukan hanya fantasi seks saja yang dapat mengatasi rasa nyeri, namun juga memikirkan sesuatu yang menyenangkan lainnya.

Temuan ini cukup masuk akal melihat peningkatan gairah seksual disertai dengan penurunan kepekaan terhadap rasa sakit.

Bercinta Minimal 2 Kali Seminggu Memperkuat Jantung Pria

cewek-dimabukin, Jakarta: Bagi kaum pria, tak perlu waktu lama untuk dapat bercinta dengan pasangan. Bercinta sesering mungkin pun tak jadi masalah asal kondisi badan sedang fit. Selain menyenangkan, bercinta ternyata juga memiliki manfaat kesehatan. Pria yang rutin bercinta 2 kali seminggu jantungnya akan semakin kuat.

Menurut sebuah penelitan yang dimuat American Journal of Cardiology, pria yang bercinta secara teratur akan berkurang risikonya terserang penyakit jantung berbahaya hingga 45 persen daripada pria yang bercinta sekali sebulan atau lebih jarang. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil analisis terhadap 1.000 orang pria lebih.

Para ilmuwan di New England Research Institute di Massachusetts menghabiskan waktu 16 tahun melacak aktivitas seksual pria berusia 40 - 70 tahun. Secara berkala, setiap peserta ditanya mengenai seberapa seringkah ia berhubungan seks dengan pasangan. Para peserta juga diperiksa kondisinya untuk mengecek tanda-tanda dan faktor risiko penyakit jantung seperti usia, berat badan, tekanan darah dan kadar kolesterol.

Hasilnya, pria yang lebih rutin bercinta lebih rendah kemungkinannya terserang penyakit jantung. Oleh karena itu, para peneliti menyerukan kepada para dokter untuk memeriksa aktivitas seksual pria sebelum menilai risiko penyakit jantung.

"Manfaat bercinta bisa disebabkan oleh efek yang bersifat fisik maupun emosional pada tubuh. Pria yang sering memiliki keinginan melakukan aktivitas seksual dan mampu menunaikannya cenderung lebih sehat," kata para ilmuwan seperti dilansir Daily Mail, Selasa (14/8/2012).

Menurut peneliti, seks memiliki komponen aktivitas fisik yang secara langsung bisa berfungsi melindungi jantung. Selain itu, pria yang rutin berhubungan seks dengan pasangan cenderung memiliki hubungan yang sehat. Hal ini dapat mengurangi stres dan memberikan dukungan sosial.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan ilmuwan dari National Cancer Institute di AS menunjukkan bahwa pria yang melakukan ejakulasi lewat seks atau masturbasi sebanyak 5 kali dalam seminggu lebih kecil risikonya terserang kanker prostat.

Tak hanya itu, para ilmuwan di Wilkes University, Pennsylvania menemukan bahwa berhubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu selama musim dingin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemungkinan terserang pilek dan flu.

Berhubungan seks meningkatkan kadar bahan kimia immunoglobulin A6 yang dapat mengikat organisme berbahaya yang menyerang tubuh serta mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan organisme tersebut.

Sedangkan pada wanita, para peneliti di Kanada Calgary University menemukan bahwa bercinta secara rutin dapat meningkatkan indera penciuman dengan memicu pelepasan hormon prolaktin, hormon yang berperan dalam perkembangan payudara selama kehamilan dan menyusui. Mekanisme ini diduga membantu memperkuat ikatan antara ibu dengan bayinya.

Minggu, 12 Agustus 2012

Labu Bantu Pria Bergairah

cewek-dimabukin: Tak hanya identik dengan Halloween, labu juga membantu pria terus 'on'.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa labu dapat menjadi alternatif pengobatan bagi penderita impotensi dan meningkatkan gairah seks bagi pria normal.

"Para wanita tak perlu menyemprotkan parfum. Cukup menyediakan kue labu, itu sudah cukup membuat pria terangsang," jelas Alan Hirsch, Direktur Chicago's Smell and Taste Treatment and Research Center, dilansir melalui Alldoing (13/8).

Labu memang terkenal mengandung antioksidan yang dapat menangkal berbagai jenis kanker. Kandungan vitamin, mineral, dan karbohidratnya terbukti memberikan manfaat bagi tubuh.

Aroma tertentu bisa meningkatkan gairah seksual. Uniknya, labu memberikan aroma terbaik yang membantu pria terangsang.

Hirsch menjelaskan, bau dan aroma bertindak mengurangi rasa cemas. Dengan turunnya tingkat kecemasan, maka aliran darah ke alat kelamin meningkat.

"Kombinasi dari aroma dapat meningkatkan 40 persen aliran darah ke penis. Dan labu merupakan stimulan yang kuat," jelasnya.

Bagian terpenting dari labu untuk kesehatan seksual pria adalah biji labu. Biji labu kaya akan seng yang bermanfaat untuk pembesaran prostat, meningkatkan testosteron dan gairah seksual.

Jumat, 10 Agustus 2012

Tips Mendapatkan Mood Bercinta Saat Stres Melanda

cewek-dimabukin, Jakarta: Saat stres melanda, bercinta sepertinya jadi hal terakhir yang ada di pikiran. Padahal dengan seks, stres justru bisa diatasi

Seperti dikutip dari womanstoday, hormon endorphin yang keluar saat bercinta bisa menurunkan tingkat stres pria dan membuat pikiran menjadi lebih positif. Pada wanita, hal yang sama juga terjadi.

Hormon lainnya yang juga diproduksi saat orgasme adalah endogenous endorphin. Hormon ini membuat seseorang seperti melayang selama 5-10 detik pada pria dan 4-5 menit pada wanita. Hal itu baik untuk kesehatan mental.

Jadi, saat stres cobalah untuk bercinta. Anda bisa berusaha mendapatkan mood untuk berhubungan intim dengan tujuh trik berikut ini, seperti dikutip dari About:

1. Makan Makanan Sehat
Apa yang Anda makan bisa membuat Anda lemas dan stres. Cobalah makan makan sehat seperti sayur-sayuran atau makanan yang bisa menurunkan tingkat stres dan menambah energi serta membuat tubuh merasa lebih baik. Makanan yang bisa dicoba, alpukat, kacang almond, jeruk dan bayam.

2. Olahraga
Di tengah aktivitas yang padat, Anda merasa tidak punya waktu untuk berolahraga. Padahal olahraga justru bisa memberikan Anda energi tambahan. Dengan berolahraga, hormon positif pun akan mengalir ke darah sehingga Anda merasa lebih bahagia.

Sudah bukan rahasia lagi kalau olahraga juga salah satu cara untuk membuat seseorang semangat bercinta. Dengan berolahraga, tubuh menjadi lebih fit dan Anda pun tak ragu lagi untuk bermesraan dengan pasangan.

3. Buat Prioritas
Cobalah untuk tidak membuat diri sendiri terlalu sibuk. Kerjakan hal-hal penting yang memang menjadi prioritas dalam hidup dan tinggalkan aktivitas lain yang memakan waktu Anda.

Dengan membuat prioritas ini, Anda jadi tidak cepat lelah dan tak terlalu stres. Saat kedua hal tersebut berkurang, Anda pun jadi mood untuk bercinta.

4. Minta Bantuan Orang Lain
Saat sedang stres, terutama untuk para ibu rumah tangga, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan orang lain dalam mengurus rumah dan anak. Sesekali minta saudara dekat Anda untuk menjaga anak-anak.

Selagi dia mengerjakan apa yang biasa Anda lakukan, Anda bisa melakukan kegiatan yang memang disukai. Misalnya saja makan malam atau menonton film bersama pasangan, berjalan-jalan atau berbelanja. Kegiatan menyenangkan ini bisa menurunkan tingkat stres dan Anda pun tak ragu lagi untuk diajak berhubungan intim oleh pasangan.

5. Tidur Cukup
Saat Anda kurang tidur, mood untuk melakukan hal apapun bisa hilang. Penelitian pun membuktikan pria yang kurang tidur, level hormon testosteronnya menurun.

Jadi usahakan setiap hari Anda mendapatkan tidur yang cukup. Jika Anda kurang tidur, cobalah tidur siang untuk mengembalikan energi Anda.

6. Tertawalah
Ketika si dia mengajak bercinta, namun Anda tidak mood karena stres, coba minta waktu sebentar pada pasangan. Lalu, nyalakan televisi atau putar film komedi yang Anda suka. Saat menontonnya, tentu Anda akan tertawa. Dijamin setelah menonton film tersebut Anda akan mood untuk berhubungan intim dengan pasangan.

7. Mulai Pelan-pelan
Minta pasangan untuk tidak terburu-buru dalam bercinta saat Anda sebenarnya sedang merasa kurang mood. Pasangan juga akan memahami ini dan tidak ada salahnya jika Anda memintanya memberikan pijatan. Pijatan terbukti dapat meredakan ketegangan di otot Anda. Sentuhan dari pasangan juga bisa membuat Anda merasa bergairah.

Tingkat Libido Naik Turun? Ini Cara Mengatasinya

cewek-dimabukin, Jakarta: Tingkat libido sangat berpengaruh terhadap kehidupan seksual. Ketika seseorang mengalami libido yang naik turun, tentu akan mengganggu aktivitas seksual dan membuat hubungan suami istri kurang harmonis. Di saat tingkat libido terlalu tinggi, seseorang cenderung memaksakan untuk memenuhi hasrat seksual pada pasangannya. Sementara jika libidonya rendah cenderung enggan berhubungan seks dan bisa mengecewakan pasangan.

Untuk itu, Anda perlu menjaga agar tingkat libido tetap stabil, seimbang dan terkontrol. Ketahui lima tipsnya, seperti dikutip dari eHow.

1. Rajin olahraga
Untuk mengurangi dorongan seksual yang terlalu tinggi, Anda perlu mengalihkannya dengan menggunakan energi untuk melakukan kegiatan fisik seperti jogging, jalan cepat, bersepeda atau fitnes di gym.

Di samping itu, olahraga juga dapat digunakan untuk meningkatkan libido. Untuk wanita dengan libido rendah bisa mencoba senam kegel dan yoga. Latihan fisik adalah cara sederhana dan efektif untuk meningkatkan gairah dan kepuasan dalam kehidupan seksual.

2. Meditasi
Meditasi merupakan salah satu cara untuk mengendalikan libido. Meditasi bisa dilakukan berbarengan dengan latihan yoga untuk menyinkronisasikan pikiran dan tubuh. Manfaatnya untuk meningkatkan dorongan seksual yang terlalu rendah atau menurunkan hasrat seks yang terlalu tinggi.

3. Mencoba Teknik Bercinta yang Baru
Jika wanita ingin meningkatkan libido yang rendah, cobalah untuk mencoba teknik atau gaya bercinta yang baru untuk meningkatkan pengalaman seksual. Menonton film sensual dapat meningkatkan libido, atau Anda dapat menggunakan sex toys untuk pengalaman bercinta yang lebih seru dan menyenangkan.

4. Yoga
Latihan yoga dapat mengurangi cemas dan stres, yang merupakan faktor kunci dalam seksualitas seseorang. Sehingga yoga dapat meningkatkan dorongan seksual Anda sekaligus mengontrol gairah seksual yang berlebih.

Kamis, 09 Agustus 2012

Tips: Agar Gairah Tidak Hilang Saat Sedang Intim

cewek-dimabukin, Jakarta: Gairah seksual yang menggebu-gebu bisa saja hilang seketika ketika pasangan melakukan hal tertentu. Untuk itu ketahui apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan ketika sedang bercinta.

Hubungan seksual yang dilakukan bersama pasangan bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan seperti mengurangi stres, menurunkan tekanan darah tinggi dan lainnya.

Tapi jika seseorang melakukan kesalahan saat bercinta, maka gairah seks ini bisa hilang dalam seketika.

Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat sedang bercinta, seperti dikutip dari TimesofIndia, Jumat (10/8/2012) yaitu:

1. Jangan mencium saat penetrasi

Percaya atau tidak banyak orang termasuk perempuan yang tidak mencium pasangannya ketika sedang penetrasi. Ini karena posisi yang tidak memungkinkan atau seseorang terlalu semangat untuk mencapai klimaks sehingga nantinya bisa mengganggu irama. Namun ciuman ini disarankan dilakukan ketika sedang melakukan foreplay.

2. Menggigit sebelum pasangan siap

Banyak orang menikmati pasangan yang agresif seperti menggigit bagian tertentu. Padahal menggigit bagian tubuh sebelum pasangan terangsang bisa menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Pastikan pasangan sudah sepenuhnya senang dan bergairah sebelum mulai menggigit bagian tubuh seperti leher, telinga atau bahu.

3. Tidak memperhatikan bagian yang lain

Sebagian besar orang lebih berfokus pada vagina, penis atau payudara, padahal ada bagian tubuh lain yang bisa merangsang gairah seksual seseorang. Cpbalah bermain dengan bagian tubuh lain seperti lutut, pergelangan tangan, punggung dan perut yang bisa menjadi zona sensitif seksual bagi laki-laki maupun perempuan.

4. Terlalu memberikan beban pada pasangan

Jika berada dalam posisi di atas tubuh pasangan sebaiknya hati-hati agar tidak terlalu membebankan pasangan, karena kondisi ini membuat pasangan terhalang atau menghambat kemampuannya untuk bernapas yang akhirnya menurunkan gairah seks.

5. Klimaks terlalu cepat atau terlambat

Hal ini terutama untuk laki-laki, diperlukan kontrol yang baik pada otot-otot sehingga dapat ejakulasi pada waku yang tepat. Terlalu cepat bisa membuat pasangan merasa tidak puas, sedangkan jika terlalu lambat membuat pasangan merasa bosan. Untuk menghindari hal ini, mainkan waktu saat foreplay.

6. Melakukan hubungan seks seperti video porno

Meskipun beberapa pasangan menikmati seks yang vulgar, tapi alangkah bijaksananya jika membicarakan hal ini terlebih dahulu pada pasangan. Karena jika pasangan tidak menyukainya maka kemungkinan besar kegiatan ini tidak akan berakhir bahagia.

7. Tidak bersuara

Sesuatu yang sederhana seperti sedikit merintih, mengerang atau mengatakan sesuatu seperti 'yang ini terasa lebih baik' bisa mendorong seseorang lebih bergairah. Sedangkan jika seseorang tetap tenang tidak bersuara, membuat pasangan merasa ia menikmati diri sendiri.

Rabu, 08 Agustus 2012

5 Hal Penting yang Sering Terlupakan Saat Bercinta

cewek-dimabukin, Jakarta: Aktivitas bercinta tak lagi terasa menyenangkan dan membosankan? Mungkin ada 'ritual' tambahan yang Anda maupun pasangan lewatkan. Hubungan seks bukan sekadar kegiatan untuk memuaskan kebutuhan biologis atau mendapatkan keturunan, tapi juga bentuk ungkapan kasih sayang, cinta dan keintiman antara suami istri.

Ketika ungkapan itu diekspresikan dengan cara yang monoton, tentu hasilnya juga tidak akan luar biasa. Seperti dikutip dari Huffington Post, seksolog Dr. Logan Levkoff mengungkapkan ada lima hal yang sering terabaikan saat berhubungan intim. Ketahui dan dapatkan solusinya di bawah ini.

1. Saling Bermasturbasi
Dr. Logan telah menanyakan pada pengguna Twitter dan Facebook tentang hal apa yang sering dilupakan orang saat bercinta, dan jawaban paling pertama adalah saling bermasturbasi. Masturbasi memang biasa dilakukan sendiri, tapi akan jadi kegiatan seks yang menyenangkan apabila sesekali dilakukan berpasangan. Saling menyentuh untuk membuat pasangan bergairah bisa dilakukan jika Anda berdua ingin mendapatkan kepuasan seksual namun sedang tidak mood untuk melakukan penetrasi seks. Ditambah lagi, dengan saling bermasturbasi Anda dan si dia jadi saling tahu bagian mana yang ingin disentuh dan sentuhan seperti apa yang disukai pasangan saat bercinta.

2. Mengutarakan Keinginan Seks
Kapan terakhir kali Anda menatap suami dan berkata, "Saya akan menikmati jika kita bisa (katakan fantasi atau keinginan) saat bercinta?" Banyak pasangan yang masih enggan mengutarakan apa yang mereka inginkan dalam berhubungan seks, bisa jadi karena malu, menganggap pembicaraan seks adalah tabu atau sebenarnya tidak terlalu yakin apa yang mereka suka atau tidak suka. Mungkin juga dikarenakan fantasi seks yang terlalu 'liar' atau soal kepercayaan. Padahal, membicarakan permasalan seks dengan suami bisa meningkatkan kualitas bercinta dan melanggengkan pernikahan. Singkirkan rasa bersalah Anda itu dan buatlah komitmen bersama pasangan untuk lebih terbuka dengan kehidupan seks.

3. Variasi Seks
Banyak pasangan, khususnya yang telah lama menikah merasakan kebosanan dan akhirnya menganggap seks hanya sebagai rutinitas. Penyebab utamanya, karena tidak melakukan variasi dan takut bereksperimen setiap sesi bercinta. Seks yang dilakukan di waktu, tempat dan posisi yang sama tentu akan menimbulkan kebosanan. Terkadang perlu sedikit tantangan agar aktivitas di 'ranjang' ini jadi lebih menarik dan menyenangkan. Keluarlah dari zona nyaman Anda dan pasangan. Coba posisi baru, pilih tempat bercinta yang berbeda dari biasanya (di luar kamar tidur) dan wujudkan fantasi seks.

4. Bersuara
Tidak jarang wanita menahan suara desahan saat bercinta. Kebanyakan karena merasa malu untuk mengeluarkan suara-suara saat dia mencapai kenikmatan atau kepuasan dalam bercinta. Padahal bagi pria, suara alami yang wanita keluarkan saat bercinta terdengar sangat seksi dan bisa jadi penambah gairah, selama suara tersebut tidak dibuat-buat.

5. Pijatan Sensual
Zona erotis pria tidak hanya terletak di Mr Happy saja, tapi juga bagian tubuh yang lain. Kadang wanita bertindak terlalu pasif dan hanya menerima apa yang diberikan pasangan. Padahal pria juga mengharapkan pasangannya lebih aktif dan mengambil inisiatif. Selain stimulasi di penis, pria juga menyukai pijatan di punggung, bahu, tengkuk, paha dan bagian tubuh lainnya. Berikanlah pijatan sensual di area yang menurut Anda akan disukai suami. Selain menandakan Anda menikmati permainan, pijatan tersebut akan membuatnya semakin bersemangat.

7 Anggapan Salah Tentang Seks Tapi Masih Banyak Dipercaya Orang

cewek-dimabukin, Jakarta: Benarkah ukuran Mr Happy menentukan kepuasan seksual? Apakah bercinta saat menstruasi bisa cegah kehamilan, dan benarkah setiap wanita punya G-spot? Banyak anggapan tentang seks yang diyakini benar oleh sebagian besar orang, namun belum terbukti faktanya bahkan hanya mitos belaka alias salah besar. Jika Anda dan pasangan masih terjebak dalam tujuh mitos seks ini, segera perbaiki agar bisa mewujudkan aktivitas bercinta yang lebih berkualitas.

1. Lebih 'Besar', Lebih Puas
Dalam urusan bercinta, ukuran Mr Happy bukanlah satu-satunya penentu kepuasan. Lebih besar ukuran Mr Happy tidak menjamin kualitas seks yang lebih baik. Faktanya, hanya 1/3 bagian dari luar vagina yang memiliki sensor terhadap rangsangan dan orgasme. Penelitian yang dilakukan tim dari Masters and Johnson's pada 1960 menemukan, kedalaman vagina yang tidak terstimulasi saat penetrasi seks antara 2,75 inchi (6,9 cm) sampai 3,25 inchi (8,2 cm).

2. Makanan Aphrodisiac Bisa Bangkitkan Gairah Seks Seketika
Hal ini masih jadi perdebatan, tapi tiram, cokelat dan stroberi yang banyak diyakini sebagai makanan pembangkit gairah seks ternyata hanya mitos. Boleh saja mengonsumsi makanan tersebut untuk menjaga kesehatan tubuh, yang nantinya juga akan berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Tapi jika Anda sengaja mengonsumsinya dengan harapan gairah seks bisa timbul seketika, itu keliru. Cokelat bisa memberi rasa senang seperti jatuh cinta, tapi efek menyenangkan itu hanya sementara (hanya saat cokelat dimakan). Berdasarkan sejumlah penelitian, aphrodisiac tidak punya efek secara langsung terhadap libido.

3. Pria Lebih Sering Pikirkan Seks Daripada Wanita
Pria diketahui memikirkan seks 1,5 jam sekali setiap harinya. Sementara wanita, hanya empat kali sehari. Namun hasil penelitian yang dilakukan Trojan's Charged Sex Life Survey itu tidak berlangsung selamanya. Ada kalanya wanita memikirkan seks sama seringnya dengan pria. Terutama saat menginjak usia 18 tahun di mana hormon seks wanita maupun pria sedang ada di puncaknya, wanita bisa saja memikirkan seks saat tidur, makan bahkan memimpikannya.

4. Menarik Keluar Mr Happy Sebelum Ejakulasi Cegah Kehamilan
Bagi pasangan menikah yang ingin menunda kehamilan, cara tersebut di atas mungkin sering dilakukan. Tapi tidak menjamin sang wanita tak akan hamil. Hanya diperlukan sedikit sperma untuk menghasilkan kehamilan dan sperma bisa saja keluar sebelum terjadinya ejakulasi. Bahkan justru banyak kasus kehamilan yang terjadi karena metode ini. Jadi, jika ingin menunda kehamilan sebaiknya gunakan kondom, sistem kalender (penghitungan masa subur/tidak subur) atau konsumsi pil KB.

5. Bercinta Saat Menstruasi Tidak Akan Hamil
Mitos ini sudah lama dipercaya sebagian besar orang, namun itu salah besar. Bercinta saat menstruasi, kemungkinan untuk hamil memang lebih kecil tapi tidak menutup kemungkinan kehamilan bisa terjadi. Sperma bisa bertahan di dalam rahim wanita selama beberapa hari, dan kemungkinan hamil bisa lebih besar jika siklus menstruasi Anda lebih cepat.

6. Setiap Wanita Punya G-spot
Keberadaan G-spot masih jadi misteri, meskipun seorang ginekolog dari Amerika Serikat Adam Ostrzenski akhirnya berhasil menemukan titik itu setelah 60 tahun penelitian. Berdasarkan penelitian di Jerman pada 1950-an, semua wanita memang memiliki satu titik paling sensitif di dalam tubuhnya itu. Tapi tidak semua G-spot wanita merupakan zona erotis. Jadi jangan habiskan waktu Anda dengan percuma hanya untuk menemukan G-spot. Sebaiknya fokuskan foreplay pada titik-titik rangsang yang sudah diketahui seperti tengkuk, dada, tulang selangka, paha bagian dalam atau perut.

7. Jika Tak Mendesah, Wanita Tidak Menikmati Seks
Suara desahan memang salah satu indikasi kalau wanita menikmati momen bercinta. Bahkan dengan mendesah, wanita bisa membantu pasangannya menunjukkan performa seks yang lebih baik. Tapi bukan berarti wanita harus mendesah untuk mengekspresikan kepuasan seksnya. Sebagian wanita ada yang vokal, tapi ada pula yang tidak. Wanita pun tak harus 'berteriak' selama sesi bercinta hanya untuk memberitahu pasangan bahwa dia sedang menikmati hubungan seksual.

Selasa, 07 Agustus 2012

Sperma Lambat, Ternyata Lebih Jitu

cewek-dimabukin: Sperma sehat selalu diyakini yang mampu berenang cepat dan lincah. Namun, penelitian terbaru malah menganggap hal tersebut cuma omong kosong belaka.

Para ilmuwan menemukan bahwa sperma yang lebih panjang dan lebih lambat lebih mungkin untuk membuahi sel telur dibandingkan sperma yang berenang lebih cepat.

Untuk membuktikannya, peneliti mengawinkan dua lalat buah jantan dengan lalat buah betina yang sama. Lalat-lalat tersebut kemudian dimodifikasi secara genetika untuk memproduksi sperma yang berpijar, sehingga satu lalat mengeluarkan cahaya merah dan sisanya cahaya hijau.

Hal ini dilakukan agar peneliti bisa mengamati pertempuran persaingan antar sperma menuju sel telur.

Temuan dalam journal of Current Biology menunjukkan bahwa kecepatan tidaklah selalu membawa keuntungan. Sperma lebih lambat dan panjang ternyata lebih efektif melawan sperma yang lebih cepat untuk bertemu dengan sel telur.

"Temuan ini menunjukkan sperma yang berenang lebih lambat juga memiliki keuntungan untuk melawan dengan intuisi," jelas peneliti Stefan Lupold, dilansir melalui Medicaldaily (6/8).

Antar sperma cenderung melakukan kompetisi untuk bisa sampai duluan bertemu sel telur setelah ejakulasi.

Lupold percaya bahwa sperma dengan gerakan lamban lebih mungkin untuk menyingkirkan pesaingnya dan cenderung untuk tidak tersingkir keluar pada saat masa tunggu, dimana sel telur terkadang belum dilepaskan dari indung telur.

Senin, 06 Agustus 2012

"Sex Toy" Vibrator Terbuat dari Emas Murni

cewek-dimabukin, London: Sebuah toko perlengkapan dewasa di Inggris meluncurkan "sex toys" yang terbuat dari emas murni. "Sex Toy" berupa vibrator itu terbuat dari emas 24 karat.

Alat bantu seks itu dibuat dan dijual tidak hanya menawarkan kepuasan tapi juga kenyaman karena dibuat dari bahan berkualitas. Vibrator supermewah itu dinamakan Lelo Inez, dibanderol dengan harga 1.000 Poundsterling atau sekitar Rp 148 juta.

Akibat harganya yang selangit, menyebabkan Sex Toy mendapatkan penjagaan ketat. Dalam kaca etalase, seorang penjaga keamanan tampak bersiaga menjaga Lelo Inez. Vibrator tersebut dijual oleh Ann Summer' di Westfield Stratford, Inggris.

Label