Senin, 29 Oktober 2012

cerita abg bugil - murid abg ml pertama



Anto juga terkenal karena kekekaran tubuhnya, maklum dia sudah sejak SD bergulat dengan olah raga beladiri, karenanya ia harus menjaga kebugaran tubuhnya. Bagi Rina, kedatangan Anto ke rumahnya juga merupakan suatu kebetulan. Ia juuga diam-diam naksir dengan anak itu. Karenanya ia bermaksud memberi anak itu 'pelajaran' tambahan di Minggu siang ini. " Sudah selesai Anto ? " Rina masuk kembali ke ruang tamu setelah meninggalkan Anto selama satu jam untuk mengerjakan soal2 yang diberikannya. " Hampir bu " " Kalau sudah nanti masuk ke ruang ttengah ya saya tinggal ke belakang.." " Iya.."" Bu Rina .sayaa sudah selesai " Anto masuk ke ruang tengah sambil membawa pekerjaannya." Ibu dimana .?""Ada di kamar Anto sebentar ya ." Rina berusaha membetulkan t shirtnya. Ia sengaja mencopot BH nya untuk merangsang muridnya itu. Di balik kaus longgarnya itu bentuk payudaranya terlihat jelas, terlebih lagi putting susunya yang menyembul.Begitu ia keluar, mata Anto nyaris copot karena melotot, melihat tubuh gurunya. Rina membiarkan rambut panjangnya tergerai bebas, tidak seperti biasanya saat ia tampil di muka murid-muridnya."Kenapa ayo duduk dulu, Ibu periksa..""Muka Anto merah karena malu, karena Rina tersenyum saat pandangannya terarah ke buah dadanya. " .bagus bagus . Kamu bisa gitu kok pakai menyontek segala..? "" Maaf bu, hari itu saya lupa untuk belajar.."" Oooo .begitu to ?""Anto kamu mau menolong saya .?" Rina merapatkan duduknya di karpet ke tubuh muridnya." ..apa ibu ?" tubuh anto bergetar ketika tangan gurunya itu merangkul dirinya, sementara tangan Rina yang satu mengusap2 daerah 'vital' nya."Tolong ibu ya..dan janji jangan bocorkan pada siapa2 .""tapi tapi ..saya ""Kenapa ? Ooooo..kamu masih perawan ya ?"Muka Anto langsung saja merah mendengar perkataan Rina "Iya ""Nggak apa-apa ." Ibu bimbing ya.Rina kemudian duduk di pangkuan Anto. Bibir keduanya kemudia saling berpagutan, Rina yang agresif karena haus akan kehangatan dan Anto yang menurut saja ketika tubuh hangat gurunya menekan ke dadanya. Ia bisa merasakan putting susu Rina yg mengeras. Lidah Rina menjelajahi mulut Anto, mencari lidahnya untuk kemudian saling berpagutan abagai ular. Setelah puas, Rina kemudian berdiri di depa muridnya yang masih melongo. Satu demi satu pakaiannya berjatuhan ke lantai. Tubunya yang polos-los seakan akan menantang untuk diberi kehangatan oleh perjaka yang juga muridnya ini. " Lepaskan pakaiannmu Anto " Rina berkata sambil merebahkan dirinya di karpet. Rambut panjangnya tergerai bagai sutera ditindihi tubuhnya. "Ahhhh cepat Anto " Rina mendesah tidak sabar.Anto kemudian berlutut di samping gurunya. Ia tidak tahu apa yg harus dilakukan. Pengetahuannya tentang sex hanya didapatnya dari buku dan video saja." Anto..letakkan tanganmu di dada ibu "Dengan gemetar Anto meletakkan tangannya di dada Rina yang turun naik. Tangannya kemudian dibimbing untuk meremas-remas payudara Rina yg montok itu."Oohhh .enakk..begitu caranya..remas pelan-pelan, rasakan putingnya menegang.."Dengan semangat Anto melakukan apa yang gurunya katakan. " Ibu ..Boleh saya hisap susu ibu ?"Rina tersenyum mendengar pertanyaan muridnya, yang berkata sambil menunduk, " Boleh..lakukan apa yg kamu suka.."Tubuh Rina menegang ketika merasakan jilatan dan hisapan mulut pemuda itu di susunya. Perasaan yang ia pernah rasakan 3 th lalu saat ia masih bersama suaminya."Oohhh .jilat terus sayang .ohhhhh " Tangan Rina mendekap erat kepala Anto ke payudaranya.Anto semakin buas menjilati pentil susu gurunya tersebut, mulutnya tanpa ia sadari menimbulkan bunyi yang nyaring. Hisapan Anto makin keras, bahkan tanpa ia sadari ia gigit-gigit ringan pentil gurunya tersebut."Mmmmm..nakal kamu ." Rina tersenyum merasakan tingkah muridnya itu. Sekarang coba kamu lihat daerah bawah pusar ibu.Anto menurut saja. Duduk diantara kaki Rina yang membuka lebar. Rina kemudian menyandarkan punggungya pada didnding dibelakangya. " Coba kamu rasakan " ia membimbing telunjuk Anto memasuki memeknnya."Hangat bu .."Bisa kamu rasakan ada semacam pentil ..?"" .iya ..""Itu yg dinamakan klitoris itu titik peka cewek juga. Coba kamu gosok2 "Pelan-pelan jari anto mengusap-usap klitoris yg mulai menyembul itu. "Terus ..ooohhhh ..ya..gosk ..gosokk .." Rina mengerinjal-gerinjal keenakan ketika kelentitnya digosok-gosok oleh Anto. "Kalo diginikin enak ya bu ? " Anto tersenyum sambil terus mengosok2 jarinya."Oohh ..Antoo .mmmmmmmm", tubuh Rini telah basah oleh peluh, pikirannya serasa di awang2, sementara bibirnya merintih-rintih keenakan. Tangan Anto semakin berani mempermainkan kelentiti gurunya yang makin bergelora dirangsang birahi. Nafasnya yang semakin memburu pertanda pertahanan gurunya akan segera jebol."Oooaaaahhhh .Anntooooooooo " Tangan Rina mencengkeram pundak muridnya, sementara tubuhnya menegang dan otot2 kewanitaannya menegang. Matanya terpejam sesaat, menikmati kenikmatan yg telah lama tidak dirasakannya."Hmmmm .kamu lihai Anto . Sekarang..coba kamu berbaring.."Anto menurut saja. Penisnya segera menegang ketika merasakan tangan lembut gurunya."Wah..wahh .besar sekali " tangan Rina segera mengusap-usap penis yang telah mengeras tersebut. Segera saja benda panjang dan berdenyut-denyut itu masuk ke mulut Rina. Ia segera menjilati kontol muridnya itu dengan penuh semangat. Kepala kontol muridnya itu dihisapnya keras2, hingga2 anto merintih2 keenakan. "Ahhhh .enakk ..enakkkk " Anto tanpa sadar menyodok2an pinggulnya untuk semakin menekan kontolnya makin ke dalam kuluman Rina. Gerakannya makin cepat..seiring semakin kerasnya hisapan Rina.. "Ooohhh ibu..ibbuuuuuuu " Muncratlah cairan mani Anto di dalam mulut Rina, yg segera menjilati cairan itu higga tuntas."Hmmmm .manis rasanya Anto " Rina masih tetap menjilati kontol muridnya yg masih tegak. "Sebentar ya aku mau minum dulu.."Ketika Rina sedang membelakangi muridnya sambil menenggak es the dari kulkas. Tiba-tiba ia merasakan seseorang mendekapnya dari belanag . "Anto ..biar ibu minum dulu ""Tidak ..nikmati saja ini " Anto yg masih ngaceng berat mendorong Rina ke kulkas. Gelas yg dipegang rina jatuh, untungnya tidak pecah. Tangan Rina kini menopang tubuhnya ke permukaan pintu kulkas. "Ibu..sekarang !""Ahhhkkkk ." Rina berteriak, saat Anto menyodokkan kontolnya dengan keras ke liang memeknya dari belakang. Dalam hatinya ia sangat menikmati hal ini, pemuda yg tadinya pasif berubah menjadi liar."Antooo .enakk..ohhh ohhh " Tubuh rina bagai tanpa tenaga menikmati kenikmatan yg tiada taranya. Tangan anto satu menyangga tubuhnya, sementara yg lain meremas2 payudaranya. Dan penisnya yg keras melumat liang memeknya. ""Ibu menikmati ini khan .." bisik anto di telinganya 'Ahhhh ..hhhhh ." Rina hanya merintih, setiap merasakan sodokan keras dari belakang. 'Jawab..ibu " dengan keras anto mengulangi sodokannya."ahhh .iyaa ""Anto .anto janga ..nn di da ..lla ." belum sempat ia meneruskan kalimatnya, Rina telah merasakan cairan hangat di liang memeknya menyemprot keras. Kepalang basah ia kemudian menyodokkan keras pinggulnya."uuhggghhh " kontol Anto yg belepotan mani itupun amblas lagi ke dalam liang Rina ."aAhhhhhhh, .."



cerita yang lainnya................


Aku sebut saja Sidney, saat ini usiaku 23 th. Ini adalah pengalaman sex-ku bersama pacarku, sebut saja Jake yg berusia 29 th. Dengan Jake aku banyak mendapatkan pengalaman sex yang sangat berharga. Dengan Jake juga aku jadi mengenal sex bebas. Pada mulanya aku adalah salah satu gadis yang berprinsip tidak akan melakukan hubungan sex sampai nanti setelah menikah. Sejak kami pertama kenal dan kemudian menjalin cinta, Jake sudah sangat tau tentang prinsipku yang satu itu. Waktu berlalu, tahun 1998 dan tak terasa 2 tahun sudah hubunganku berjalan dan sampai sejauh itu aku masih bisa konsekwen dengan prinsipku. Jake sering menyatakan kekagumannya kepadaku sebagai wanita yang sangat bisa menjaga kesucian. Padalah kami sering kali menghabiskan malam bersama-sama. Kadang aku menginap dirumahnya (dia tinggal sendiri, orang tuanya ada di kota lain). Ini kami lakukan karena kami sangat jarang berjumpa. Dan disaat itu, kami tidak pernah melakukan sesuatu yang diluar batas. Hanya petting. Perlu kuberitahu Jake punya nafsu sex yang lumayan besar. Kalau sudah sangat bergairah, dia agak sulit mengontrol diri. Dan kalau sudah begitu aku lebih suka mengambil jalan aman dengan cara 'menenangkan' dia. Jake paling suka dengan oral sex. Untuk meredakan nafsunya aku sering melakukan oral sex dengan menjilat dan mehisap-hisap penisnya sampai akhirnya dia mencapai kepuasan. Sementara aku juga menikmati 'kepuasan'ku sendiri dengan permainan lidah dan jari Jake yg sangat lincah pada vaginaku sampai aku mencapai orgasme. Mungkin karena perasaan cinta dan percaya yg sudah demikian lekat kami merasa sekarangpun kami sudah menjadi suami istri. Dalam bercinta semakin hari Jake semakin 'berani' dan kadang tidak mengindahkan lagi peringatanku untuk tidak 'terlalu' dalam melakukan cumbuan.Lama-kelamaan aku tidak dapat menahan lagi 'gempuran-gempuran'nya setiap kali kami bercinta. Yang selama ini kami lakukan biasanya cukup petting, namun belakangan ini Jake suka sekali mengarahkan penisnya ke vaginaku. Sebagai manusia biasa, tentu saja aku lama-lama merasa penasaran dengan kenikmatan yg sering disebut orang sebagai surga dunia itu. Antara prinsip yg coba kupertahankan dengan rasa cinta bercampur penasaran. Pada akhirnya aku tak tahan dengan desakan-desakan naluriku sendiri sebagai wanita normal.Malam itu seperti biasa Jake menelefonku dan mengajak aku untuk menginap dirumahnya. Begitu sampai rumahnya Jake sudah merapikan kamarnya dan dia juga telah menyiapkan semua peralatan yg kubutuhkan untuk mandi. Selesai mandi tubuhku yang masih berbalut handuk dipeluknya. Jake memang selalu hangat dalam bercinta. Diciumnya tengkuk-ku. Dia memang sangat tau bagian-bagian paling sensitif dari tubuhku. Aku mengelak sambil mendorongnya pelan. Kukatakan aku ingin memakai baju dulu karena dingin. Jake sengaja memilihkan baju tidur yang dibelikannya untukku. Sebelumnya aku sudah tau dia ingin making love malam ini. Begitu aku selesai aku membaringkan tubuhku dikasur. Diapun segera menyusul dan membaringkan tubuhnya disampingku. Sambil sesekali mencium kening dan pipiku Jake dan aku ngobrol-ngobrol ringan dulu. Tangannya sesekali mambelai rambutku. Matanya memandangku begitu dalam, penuh kecintaan…aku merasa beruntung sekali memiliki kekasih yang orang bilang sangat ganteng dan setia.Pandangan mata kami bertaut dan saling mencari makna masing-masing didalamnya. Bibir kamipun saling bertaut. Jake mengulum bibirku dengan berapi-api, seolah ingin dilumatnya habis. Napasku sedikit sesak karena ciumannya yg bertubi-tubi. Namun akupun tak mau kalah, kubalas juga ciumannya dengan permainan lidah yang tak kalah dahsyat. Kupeluk tubuh lelaki yg sangat kucinta itu, hidungku segera saja mencium aroma sexy tubuhnya yg sangat kusukai. Sementara tangan Jake mulai beraksi. Dengan gerakan yang lembut, telunjuknya berputar-putar mengelilingi payudaraku yang ditutupi gaun tidurku yang tanpa bra. Dari balik gaun tidurku dapat kurasakan sentuhan tangannya yang mendatangkan rasa nikmat. Telunjuknya mengusap-usap putting susuku yang telah mengeras karena rangsangannya. Demi melihat putting susuku menonjol tegak, dengan gemas Jake meremas-remas payudaraku. Tangannya yang kokoh kini telah menguasai tumpukan daging kenyal yang sangat disukainya. Matanya kadang terpejam merasakan kenikmatan yang dia dapat dari remasan tangannya di payudaraku."Ooohh…Sid….hmm….." bisiknya. Detik berikutnya tangannya beralih dari dadaku dan berusaha untuk melepaskan baju tidur yang melilit tubuhku. Dengan tidak sabar dilepasnya baju itu dan dilemparnya entah kemana. Sementara aku sudah sangat terangsang dari tadi. Dapat kurasakan bagian selangkanganku menjadi sedikit tegang dan basah. Setelah puas menciumi bibirku kini bibirnya bergerak pelan kearah bawah melewati leherku…dikecupnya lembut, dari situ bibir Jake bergerak menjilati kupingku. Aku menggelinjang nikmat mendapat perlakuan seperti itu. Bibirnya terus menelusur kebawah dan kini telah sampai diantara belahan buah dadaku yang Jake bilang sangat sexy karena ukurannya dan kekenyalannya. Lidahnya bermain-main dan menyapu-nyapu diantara gundukan bukit kenyalku yang berukuran 36C. lidahnya yg hanya berputar-putar disekitar payudara dan putting susuku membuatku gemas. Puttingku sudah tegak mengeras menanti kehangatan bibirnya namun tampaknya Jake sengaja mempermainkanku dengan tidak menyentuh bagian paling sensitif dari dadaku itu. Setelah beberapas lama aku tidak tahan dan akhirnya merengek manja."Ooohh…Jake…jangan main-main doongg…." desahku. Jake hanya tersenyum melihat wajahku yang sudah sangat gemas dan tidak sabar. Detik berikutnya saat yang kunanti akhirnya tiba juga. Jake menjilatkan lidahnya yang hangat di putting susuku."ooohh…sayaanggg…" desisku lega. Tidak sampai disitu Jake pun mulai menghisapinya bagaikan seorang bayi yang sangat kehausan. Putingku disedot-sedot, dihisap dan dijilatinya. Aku semakin mendesah dan merintih-rintih nikmat! Sepertinya Jake semakin terangsang dengan suara eranganku.Sementara itu tangan kokoh Jake mulai menelusuri pinggang dan perutku, terus bergerak kebawah. Ketika tangannya menyentuh bagian selangkanganku, Jake mengusap-usap rambut-rambut halus yang tumbuh disana. Aku menggeliat gelisah dan mendesah-desah. Kegelisahanku seolah terbaca oleh Jake. Maka tanpa menunggu lagi tangannya dengan lincah membuka CD minim-ku yg berwarna hitam turun dan terus menuju vaginaku yang sudah sangat basah itu. Diusap-usapnya lembut..kemudian jari tengahnya mulai digeser-geserkan kebelahan vaginaku. Aku mengerang penuh kenikmatan. Oohh…betapa aku merasakan nikmat yang membuatku semakin menjulang tinggi. Jake mengelus-elus vaginaku dan telunjuknya kini berputar-putar disekitas lubang vaginaku. Telunjuknya yang kini basah diusapkannya ke clitku. Dan dia pun mulai mengusap dan membasahi clitku dengan cairan vaginaku sendiri.Sementara akupun tidak mau tinggal diam. Tanganku mencoba menggapai-gapai penisnya dan ketika penis itu telah berada dalam genggaman tanganku, dapat kurasakan ooohh…alangkah besarnya penis kekasihku. Penis itu sudah sangat tegang dan keras sekali, aku rasakan penis itu berdenyut-denyut hangat. Jake mendesah pelan ketika kukocok-kocok lembut penisnya. Sementara itu tangannya semakin ganas divaginaku. Jemarinya dengan lembut mengusap dan sesekali dicubit-cubitnya clitku yg sudah sangat tegang. Aku mendesah…mengerang….dan merintih nikmat…dalam pada itu naluriku seolah menuntut agar Jake melakukan sesuatu yang lebih dan lebih lagi! Tiba-tiba tubuh Jake melorot kearah bawah, menuju selangkanganku. Aku tau apa yang ingin dilakukannya dan aku sudah tak sabar untuk menikmati rasa itu. Benar saja. Aku merasakan hidung Jake menyentuh-nyentuh rambut-rambut halusku. Belum kuresapi betul kenikmatan itu, kini lidah Jake sudah mulai beraksi dengan menjilati semua bagian vaginaku. Dihisap dan sesekali digigitnya clitku. Aku hanya bisa pasrah sambil menikmati permainan lidahnya yg luar biasa. Tak puas dengan itu, jarinya membuka lebar bibir vaginaku agar lebih lebar dan terlihat jelas.Untuk sesaat dia tidak melakukan aktivitas apapun. Matanya menatap kagum ke arah vaginaku. Dia berdecak kagum. "Hmm…Sid, vaginamu indah sekali." bisiknya berulang-ulang. Tiba-tiba Jake mengambil senter kecil dan menyorotkan cahayanya ke arah lubang vaginaku. Aku tanya apa yg dia ingin lakukan dengan senter itu. Jake bilang ia ingin melihat lubang vaginaku yang sesungguhnya. Ini adalah pengalaman sex yg pertama bagi kami. Bukan cuma aku, Jake-pun sebelum ini belum pernah melihat bentuk vagina yang sesungguhnya, hanya melalui film blue saja. Maka ketika yang dihadapinya kini adalah vagina yg sebenarnya dia merasa takjub…inilah lubang kenikmatan itu.Sambil masih terus menyorotkan senter itu ke vaginaku Jake berkata, " Sid…lubang tempat masuk penis itu ternyata kecil sekali…sangat sempit. Sepertinya nggak mungkin mampu dilewati penisku yangs sebesar ini" bisiknya bodoh. Aku hanya tersenyum dan berkata, " Itu namanya aku masih asli, sayang…Nanti kalau sudah masuk, dia akan membesar mengikuti besar penis kamu.." jawabku sok tau."Sid…milikmu indah sekali, kau harus melihat sekali-sekali bagaimana bentuk vaginamu didalam…kulitnya lembut sekali dan berwarna kemerahan yg segar. Ahhh…aku sudah tidak sabar ingin menikmatinya dalam arti yg sesungguhnya." Bisik Jake."Maksudmu apa…?" bisikku"Bolehkan kalau aku…mm….aku ingin kita melakukan sex yang sebenarnya…bukan cuma petting seperti yg kita lakukan selama ini,.." katanya ragu…Aku terdiam sejenak. Antara prinsip yg kupertahankan selama ini dengan naluriku yg sudah hampir meledak menuntut suatu kenikmatan bercampur dibenakku. Terus terang, akupun saat ini ingin sesuatu yg 'lebih' dari apa yg pernah kami lakukan sebelumnya.Aku tak tau apakah Jake mengerti apa yg tengah kupikirkan, tetapi tanpa menunggu jawabanku Jake kembali melakukan aksinya lagi. Kini dengan nafsu yg lebih bergelora ia menjilati seluruh permukaan vaginaku. Lidahnya bermain-main di clitku. Aku bagaikan cacing kepanasan menggeliat kesana kesini, kakiku bergetar menahankan kenikmatan yg kurasakan diseputar vaginaku. Desahanku yg semakin keras sepertinya membuat semangat Jake makin tinggi. Tiba-tiba Jake merubah posisinya terbalik diatas tubuhku. Kini penisnya tepat berhadapan dengan wajahku. Dengan sigap akupun menangkap penisnya yg sudah sangat tegang itu untuk kemudian kuhisap dan kujilati. Dengan gerakan maju mundur mulutku terus berkecipak mengulum penisnya.Sementara tanganku yg lain meremas-remas buah pelirnya yg menggantung. Mendapat rangsangan demikian, Jake semakin mengganas dibagian vaginaku. Dijilatinya terus clitku dan dihisap-hisapnya bibir vaginaku berrgantian. Oooohh…nikmat sekali. Kenikmatan yang sudah sampai keubun-ubun membuat kami berdua bagai dua orang yg kesetanan. Hingga pada akhirnya Jake kembali pada posisi semula. Tubuhnya menindih tubuhku dari atas setelah sebelumnya dibukanya lebar-lebar dua kakiku. Mulutnya kembali menciumi bibir dan payudaraku bergantian. Kemudian dia bangkit, Jake kini berdiri dengan dua lututnya persis diantara dua kakiku yg telah dibukanya lebar. Tangannya menuntun penisnya kearah vaginaku. Aku mendesah…lirih…Aku tau apa yang ingin dilakukannya. Aku sudah tidak peduli lagi. Dalam hatiku sudah bulat untuk mengawininya dan yg penting diatas semua itu, aku percaya Jake dengan sepenuh hatiku. Aku siap untuk kehilangan virginitasku malam ini. Penisnya kini telah menyentuh lubang vaginaku, Jake berusaha memasukkan kepala penisnya yg besar ke lubang kecil itu. Ditekannya sedikit..pelan…dipandangnya wajahku dan bertanya apakah aku merasa sakit. Aku hanya menggeleng lemah. Jake meneruskan usahanya memasukan penisnya ke lubangku. Kali ini ditekannya sedikit keras. Aku menahan napasku, rasanya sebagian kepala penisnsya telah masuk, dapat kurasakan dari lubangku yg terasa agak meregang. Sejauh ini belum terasa sakit. Merasa telah memasukkan sebagian kepala penisnya ke lubangku, Jake melepas tangannya yg tadi menuntun kepala itu untuk masuk kelubangku. Dia mulai menggoyangkan pantatnya pelan, menekan kebawah, ke vaginaku. Namun kepala itu lepas. Beberapa kali Jake melakukan itu, namun pada saat tangannya dilepas, penis itupun ikut lepas. Keringatnya mulai muncul, tubuhnya basah. Aku tau, dia berusaha melakukannya dengan lembut sekali karena takut aku merasa kesakitan. Jake memang sangat pengertian.Aaaah…. desahnya pelan. "Sulit sekali, sayang…masih sempit" bisiknya. Aku menyeka keringatnya disekitar wajah dan keningnya. Dikecupnya bibirku. "Aku cinta kamu, sayang…" bisiknya lagi mesra. Aku memejamkan mataku merasakan kebahagiaan ini. Sementara tanganku kini mengusap-usap putting susu Jake. Jake sangat sensitif dibagian putting susunya, terutama yg sebelah kirinya dan aku tau betul itu. Benar saja, Jake langsung mendesah-desah."Ooohh….nikmatnya, sayangg.." desisnya. Aku semakin bersemangat. Jari-jariku menari-nari diputing susunya. Jake menggelengkan kepalanya dengan mata terpejam. Kini tangannya mencoba lagi memasukkan penisnya kelubangku yg basah. Sebagian kepalanya telah masuk kini, Jake menekannya sedikit keras. Kurasakan lubangku kembali meregang. Kali ini Jake tidak melepaskan tangannya. Dibimbingnya terus penis itu sampai masuk ke vaginaku. Bless…kurasakan sesuatu menyodok kedalam. Kupikir semua penisnya telah masuk, ternyata yg masuk baru kepalanya saja. Seluruh kepala penis Jake kini telah masuk kelubangku. Ada sedikit perih dan sesuatu yg mengganjal dibulangku. Tapi aku begitu menikmati sensasi yg ditimbulkannya. Aku mendesah…dan Jakepun berdesis pelan…Ia mengambil napas dalam-dalam."Sakit sayang..?" tanyanya lembut. Aku hanya bisa menggelengkan kepala. Aku merasakan perih dan nikmat secara bersamaan. Kemudian dengan pelan namun pasti Jake menekankan penisnya kedalam dan semakin dalam. Oohh…aku rasakan sesuatu yg sangat besar bergerak masuk kelubangku yg sempit. Jake mendesah…"Oooh…Sid, nikmat sekali sayang.." Jake terus memasukkan penisnya sampai betul-betul masuk semua. Akupun merasakan vaginaku sangat sempit atau memang ukuran penis Jake yg terlalu besar. Aaaah…nikmat sekali. Pelan dan lembut Jake mulai mengayunkan dan menggoyangkan pantatnya. Otomastis penisnya pun jadi menghunjam-hunjam dalam lubang vaginaku. Aku mengerang dan mendesah sejadi-jadinya. Nikmat yg kini kurasakan tak terjabarkan dengan kata-kata. Aku malah mendorong pantat Jake dengan tanganku seolah ingin penis Jake lebih masuk dan menusuk ke bagian terdalam vaginaku. Tau aku telah menikmati permainan ini, Jake mempercepat gerakannya mengayuh pantat. Dan akupun semakin mengerang nikmat. Setiap hunjaman penisnya divaginaku kubarengin dengan pantatku yang sengaja kudorong keatas dan sedikit diangkat. Sehingga gesekan-gesakan penis dengan dinding vaginaku dapat lebih kurasakan. Ujung penis Jake yg besar serasa menyodok-nyodok ujung peranakanku dan ini mendatangkan rasa yg luar biasa sekali. Desahanku telah berubah jadi erangan dan eranganku lama kelamaan berubah jadi jeritan yg tertahan. Oooohh….Kami terhanyut dalam kenikmatan yg baru kali ini kami rasakan. Tubuh kami kini sudah bermandi peluh, napas kami memburu Selama lebih dari 20 menit Jake dan aku berpacu mendaki puncak kenikmatan. Sambil menghunjamkan penisnya mulut Jake tak mau ketinggalan dengan terus mengulum payudaraku. Dihisapnya putting susuku dengan penuh gairah. Aku merasakan kenikmatan dari segala penjuru tubuhku. Jake memang luar biasa!Tiba-tiba aku merasakan sesuatu yg mendesak keluar dan dibarengi dengan rasa nikmat luar biasa. Aku akan orgasme, pikirku. Aku mendesis-desin dan sambil mempererat pelukanku dipunggungnya aku semakin mempercepat goyangan pantatku yg mengimbangi goyangan pantat Jake. "Jake…oooohh…..sayangg….aaacchh………..aku keluar….ooooooohhhhhhhhh…..!!" aku menjerit dan secara relfek kugigit bahu Jake. Jake semakin mempercepat gerakan pantatnya, lincah sekali dia. Kurasakan bagian dalam vaginaku bedenyut-denyut dan ada rasa hangat yg menjalar. Aku memejamkan mataku rapat-rapat. Sementara mulutku mengerang nikmat. Napasku mendengus-dengus…"Oooohh…Jake…ooohhh….aaaahhhhh……… desahku bagai tak berkesudahan. Dan kini giliran Jake yg bagai orang kesetanan."Oohh…ooohhhh…..Sid… enak sekali jepitan vaginamu, sayang….!" Desisnya. Rupanya Jake merasakan otot vaginaku berkontraksi meremas-remas dan menyedo-nyedot penisnya yg ada didalam. Diapun semakin mempercepat hunjaman-hunjaman penisnya divaginaku. Aku mendesis-desis. Selama 2 menit aku merasakan vaginaku berdenyut-denyut dan menghisap kuat penis Jake. Detik berikutnya Jake berbisik dengan sedikit tertahan. "Ooohh….Sid….aku mau keluar….!!" "Aaaaahhh……….hhhhhhhm…….oooooooooohhhhhhhhh "Tiba-tiba Jake bangkit dan mengeluarkan penisnya dari vaginaku. Sedetik kemudian, cret…crett…crett….spermanya berloncatan dan tumpah tepat diatas perutku. Tangannya dengan gerakan sangat cepat mengocok-ngocok batang penisnya seolah ingin mengeluarkan semua spermanya tanpa sisa. "Aaaaahhhhhhhh……………." Jake mendesis panjang dan kemudian menarik napas lega.


Foto toket tante - tante nakal hot

foto bugil, foto telanjang, foto hot abg, foto bugil abg bispak dan tante girang dan ada juga foto memek besar tante binal kontol besar dan cerita dewasa panas hot bagi yang belum dewasa silahkan meninggalkan blog ini karena melihat foto bugil tante girang dan foto bugil telanjang ABG bispak sangat dilarang !!




ABG SMP BUGIL TELANJANG PAMER MEKI TOKET

Foto BugilAbg BugilCeritaCerita Abg, Foto Abg, Video Abg, Ngentot, Ngentot Abg, Memek, Memek AbgAbg Bokep, Abg Hot, Abg Mesum, AbgSma, Abg




cerita bokep abg bugil direkam hp 3gp saat ml ngentot pertama keluar darah perawan jilat pentil toket gosok memek kontol sampai keluar sperma dijilat jilat

Selasa, 23 Oktober 2012

Bokong Sexy Part 2

bokong sexy,pantat,bohai,sexy,nungging



bokong sexy,pantat,bohai,sexy,nungging

bokong sexy,pantat,bohai,sexy,nungging

bokong sexy,pantat,bohai,sexy,nungging


bokong sexy,pantat,bohai,sexy,nungging




[NO NUDE] ABG Pamer Dada dan Pantat yang SEXY
www.semprot.com/.../15640-ABG-Pamer-Dada-dan-Pantat-yang-SE...
ABG Pamer Dada dan Pantat yang SEXY. Arbetas.com. NIKMATI RESAPI .... By semprot in forum Gambar Cewek Indonesia IGO. Balasan: 117 ...
Bokong Sexy Tante dengan bokong sexy yg menggiurkan‎ - 23 Agu 2011
Pantat ku siap diexe kang . . .‎ - 11 Jun 2011
[NN] Bokong yang seksi‎ - 12 Des 2010
Telusuran lainnya dari semprot.com »
sexy - Search Results - Forum Buka Bukaan 17 Tahun (BB17)
www.semprot.com/tags.php?tag=sexy
Kumpulan Foto-foto sexy narsis cewk-cewek imut ... abg, hot, igo, mahasiswi, narsis, sexy, toge .... [NO NUDE] ABG SMA Geal-Geol Toket Pantat Bahenol ...
Bokong Sexy - Forum BB18
www.bb18.org/igo-videos/bokong-sexy/
Bokong Sexy.http://filepost.com/files/dcm4a5m5/wet.wmv/ ...
Rahasia Bokong Seksi Syahrini | Bambang Gene
bambang-gene.blogspot.com/.../rahasia-bokong-seksi-syahrini.html
19 Jun 2011 – Alasan Kenapa SPG Mesti Pake Cewek Sexy dan Cantik... Resep Kesuksesan BARCA · Video: Proses Terbentuknya Black Hole · Hikayat Dua ...
Bokong yang sexy
vocland.com/showthread.php/75219-Bokong-yang-sexy
5 pesan - 5 penulis - Pos terakhir: 14 Okt 2011
... maennya disini · Home; Forum · Blue Area / Bokep Area · Gambar Dewasa / Adult Picture · IGO / Indonesia Girl Only; Bokong yang sexy ...
Pantat Semok - Free Download Foto-foto Artis Indonesia | Schatzie ...
schatzie.web.id/free-download/pantat-semok/
5tips membuat bokong jadi semok dan sexy gold stay zone. Igo cantik abg narsis toge semok astro. Pantat semok celengan 17 the largest indonesian munity ...
Foto Pantat Sexy Cewek Cantik | Kaskuserz
www.kaskuserz.com/news/Foto-Pantat-Sexy-Cewek-Cantik
31 Agu 2009 – Foto Pantat Sexy Cewek Cantik ... [IGO] aku cinta indonesia · Bening gan!! ga masuk nyesel!! [NO BB] · [IGO] temen2 sekantor ane bening gan.
Bokong Sexy - KIKIL.org - KIKIL - Indonesian Community Channel
www.kikil.org/forum/thread-76727.html
2 pesan - 1 pembuat - Pos terakhir: 3 hari yang lalu
KIKIL - Bokong Sexy. Kunjungi DISKUSI dan INFORMASI Bokong Sexy.
Lintas Berita - Pantat Cewek Seksi
www.lintasberita.com/Dunia/Berita-Dunia/pantat-cewek-seksi
Wow Kondektur Bis Akap Masih Belia Igo Gan. ... gimana gak kaget yang kalian lihat kan gambar pantat orang gendut yang gendutnya ya ampun ternyata lebih ...
Bokong-bokong cewek SEKSI dari berbagai negara gan!!
bb-kaskus.blogspot.com/.../bokong-bokong-cewek-seksi-dari-berbag...
Foto Model Park Hyun Sun pake baju putih Sexy · IGO ini imut bgt deh gan!! Photoshoot HOT model-model INDONESIA · Galeri cewek SIMPANAN · MULUS, ...

Minggu, 21 Oktober 2012

Cerita mesum | ngentot memek ABG smu bugil


Cerita Seks ini terjadi saat aku bekerja disalah satu perusahaan dimana aku kerja dulu sampai sekarang. Mungkin cerita seks ini bisa menjadi pelajaran bagi setia pembaca Cerita Seks, panggil saja aku Herman. Cerita ini memang aku alami pada tahun 2006 dulu dengan seoranga mantan pacar yang bernama Judith Monica yang merupakan pacarku saat SMA dulu. Cerita ini hanya sekedar berbagi pengalaman dan bisa jadi sebuah pengalaman yang tidak bisa aku lupakan. Berikut ini ceritanya, Seorang temanku, namanya Rudy Manoppo, dia menghubungiku di handphone. Dia lagi berada di hotel Menteng di Jalan Gondangdia lama bersama dua orang ceweknya. Memang dia pernah janji padaku mau mengenalkan pacarnya yang namanya Judith itu padaku, dan sekarang dia memintaku datang untuk bertemu dengan mereka malam ini di sana.
Dalam perjalanan ke sana aku teringat dengan seorang cewek yang namanya Judith juga. Lengkapnya Judith Monica. Sudah setahun ini kami tidak pernah bertemu lagi, tapi masih sering menghubungi via telepon, terakhir kali aku menghubungi dia waktu ulang tahunnya tanggal 29 September, dan kukirimi dia kado ulangtahun. Dia adalah orang yang pernah begitu kusayangi. Dalam hatiku berharap semoga dia menjadi isteriku. Wajahnya mirip artis Dina Lorenza, tinggi 170 cm, kulitnya sawo matang. Pokoknya semua tentang dia ini oke punya lah. Ibunya orang Jawa, sedangkan bapaknya dari Sulawesi selatan. Dia sendiri sejak lahir sampai besar menetap di Jakarta bersama orangtuanya.
Dulunya kami bekerja di satu perusahaan, Judith ini accountingnya kami di kantor, sedangkan aku bekerja diatas kapal. Setiap pulang dari Jepang, sering kubawa oleh-oleh untuk dia. Tetapi salah satu point yang sulit mempersatukan kami adalah soal agama. Terakhir yang kutahu tentang Judith ini dia batal menikah dengan cowoknya yang namanya Adhi itu.
Handphone-ku berbunyi lagi, rupanya dari Rudy, mereka menyuruhku masuk ke dalam kamar 310, disitu Rudy bersama dua orang ceweknya. Aku disuruh langsung saja masuk ke kamar nanti begitu tiba di sana. Aku tiba di sana pukul sembilan tiga puluh malam dan terus naik ke atas ke kamar 310. Seorang cewek membuka pintu buatku dan cewek itu hanya bercelana dalam dan BH saja, dan aku langsung masuk. Rupanya Rudy sedang main dengan salah seorang ceweknya itu, keduanya sama-sama telanjang dan lagi seru-serunya berduel. Terdengar suaranya si cewek ini mendesah dan mengerang kenikmatan, sementara Rudy mencium wajahnya dan lehernya. Aku berpaling pada cewek yang satu lagi ini yang memandangku dengan senyuman manis.
“Oom Errol ya..?” tegurnya sambil duduk di atas tempat tidur yang berada di sebelahnya.
Aku hanya mengangguk dan membalas senyumnya. Bodynya boleh juga nih cewek, hanya sedikit kurus dan imut-imut.
“Namanya siapa sich..?” tanyaku.
“Namaku Lina, Oom buka aja bajunya.”
Lalu aku pun berdiri dan membuka bajuku, dan kemudian menghampirinya di atas ranjang dan menyentuh punggungnya, sementara Lina ini terus saja menonton ke sebelah. Si cewek yang lagi ‘dimakan’ Rudy rupanya mencapai puncak orgasmenya sambil menggoyang pinggulnya liar sekali, menjerit dan mendesah, dan kemudian Rudy pun keluar. Asyik juga sekali-sekali menonton orang bersenggama seperti ini.

Sementara keduanya masih tergeletak lemas dan nafas tersengal-sengal, si Lina ini berpaling kepadaku dan aku pun mengerti maksudnya, dan kami pun mulai bercumbu, saling meraba dan berciuman penuh nafsu. Kini berbalik Ricky dan ceweknya itu yang menonton aku dan Lina main. Secara kebetulan aku balik berpaling kepada Ricky dan ceweknya itu, dan betapa kagetnya aku melihat siapa cewek yang bersama Ricky itu. Masih sempat kulihat buah dadanya dan puting susunya sebelum cepat-cepat dia menarik selimut menutupi badannya. Aku langsung jadi ‘down’ dan bangun berdiri, dan menegur Ricky sambil memandang si cewek itu yang masih terbaring. Dia pun nampaknya begitu kaget, untung saja Ricky tidak melihat perubahan pada air wajahnya.
“Hi Ricky.., sorry aku langsung main tancap nich.” kataku, Ricky hanya tertawa saja padaku.
“Gimana Roll, oke punya?” tanya Ricky sambil melirik Lina yang masih terbaring di ranjang.
“Excellent..!” jawabku sambil berdiri di depannya tanpa sadar bahwa aku lagi telanjang bulat dan tegang.
“Roll, kenalkan ini cewekku yang kubilang si Judith itu,” ucap Ricky sambil tangannya berbalik memegang kepalanya Judith.
Segera aku menghampirinya dan mengulurkan tanganku yang disambut oleh cewek itu.
Kami berjabat tangan, terasa dingin sekali tangannya, dan dia menengok ke tempat lain, sementara aku menatapnya tajam. Untunglah Ricky tidak sadar akan perubahan diantara aku dengan cewek ini. Lalu si Judith ini bangun sambil melingkari tubuhnya dengan handuk, kemudian berjalan ke kamar mandi diiringi oleh tatapan mataku, melihat betis kakinya yang panjang indah itu yang dulu selalu kukagumi.
Tidak sadar aku menarik nafas, terus Rudy mempersilakan aku dan Lina kembali melanjutkan permainan yang tertunda itu. Kami kemudian melakukan foreplay sebelum acara yang utama itu. Kulihat sekilas ke sebelah, Judith sudah balik dari kamar mandi dan memperhatikan aku dan Lina yang sedang bertempur dengan seru, Lina mengimbangiku tanpa terlalu berisik seperti Judith tadi. Lina mengangkangkan kedua kakinya lebar-lebar dan kusodok lubang vaginanya dengan penuh semangat. Maklumlah, dua bulan di laut tidak pernah menyentuh wanita sama sekali.
Sampai akhirnya kami berdua pun sama-sama keluar, aduuh.. nikmatnyaa… Kuciumi buah dada yang penuh keringat itu dan bibir-bibirnya yang tipis itu, kulitnya benar-benar bersih mulus dan akhirnya kami terbaring membisu sambil terus berpelukan mesrah dan tertidur. Waktu itu sudah jam dua belas tengah malam.
Ketika aku terbangun, rupanya Lina tidak tidur, dia malah asyik memandangiku. Kulihat ke sebelah, Rudy dan Judith masih terlelap, hanya selimutnya sudah tersingkap. Rudy tidur sambil memeluk Judith dan keduanya masih telanjang bulat. Paha Judith yang mulus sexy itu membuatku jadi terangsang kembali dan terus saja memandangnya dari jauh.
“Dia cantik ya..?” lalu Lina berbisik padaku, aku hanya mengangguk kepala.
“Cantik, sexy.. tapi milik banyak orang..” tambah Lina lagi.
“Dia temanmu kan..?”
“Kita satu fakultas dulu, dan sama-sama wisuda, setahu gua dia dulunya nggak suka main sama laki, tapi dia melayani tante-tante senang yang suka nyari mangsa di kampus.”
“Maksud kamu Judith itu lesbian..?”
“Yah gitu lah, tapi dia juga pacaran waktu itu, terakhir dulu gua dengar dia lama main ama orang cina dari Hongkong.”
“Bisa jadi dia pernah lesbong, soalnya liat tuh puting susunya udah besar dan panjang lagi, kayak ibu-ibu yang pernah menyusui.” kataku.
“Pak Rudy ini cuman salah satu dari koleksinya, dia juga suka main ama orang bule dari Italy, terus dia juga ada main sama Pak XXX (orang penting).”
“Lina kok tau semuanya..?”
“Soalnya gua sering jalan bareng dia, kalo dia dapat order sering dia bagi-bagi ama gua, orangnya paling baik juga sosial ama temen.” sambung Lina lagi.
Sementara Lina tidak tahu kalau aku dan Judith juga sudah lama kenal.
Tiba-tiba Judith menggerakkan badannya membuat bagian perutnya yang tadinya terselimut kini terbuka, gerakannya itu membangunkan Rudy yang melihat buah dadanya begitu menantang langsung mulutnya beraksi, dari buah dada Judith turun terus ke bawah membuka lebar pahanya Judith dan menjilati bibir vaginanya. Aku langsung bangun dan menghampiri ranjang keduanya dan memperhatikan dari dekat Rudy menjilati bibir kemaluan Judith dan menguakkannya. Nampak lubang kemaluan Judith yang memerah terbuka cukup besar. Sementara bulu kemaluannya kelihatan seperti dicukur bersih, licin seperti vagina seorang bayi.
Melihatku memperhatikannya dengan serius, Rudy lalu bertanya.
“Kamu suka Roll..? Kita tukaran aja sekarang, aku ama Lina.”
Lalu Rudy bangun dan pindah ke ranjang sebelah, dan aku segera menggantikan tempat Rudy tadi, tapi betapa terkoyaknya hatiku saat itu. Benar-benar tidak pernah kukira akan mengalami pertemuan kembali yang begini dengan Judith. Aku berbaring sambil mendekap tubuhnya pelan-pelan, seolah takut jangan sampai dia terbangun. Mulutku melahap buah dadanya, menghisap puting susunya yang besar dan panjang itu, tanganku pelan turun ke bawah mengusap selangkangannya, terus memegang vaginanya sambil mencium pipinya, mengulum bibir-bibirnya. Judith mendesah dan menguap sambil menggerakkan badannya, tapi tidak bangun. Aku pun terus melanjutkan aksiku.
Ketika dia berbalik tertelungkup, segera kupegang pantatnya dan menguakkannya. Nampaklah lubang duburnya yang sudah terbuka itu, merah kehitam-hitaman, kira-kira berdiameter satu senti. Tapi betapa hatiku begitu penuh kasih padanya, pelan-pelan lidahku menjulur ke lubang pantatnya itu dan kujilati pelan-pelan. Tiba-tiba Judith menggerakkan pantatnya, rupanya terasa olehnya sesuatu yang nikmat di pantatnya. Aku terus saja menjilatinya, lalu dia merintih dan menarik napas panjang dan mendesah.
“Aduuhh.. enak Rudy, terus Sayang.. lidahnya terus mainkan.., duuh.. enaakk..!” desahnya pelansambil semakin kuat menggoyangkan pantatnya, sementara rudalku sudah tegang sekali.
“Rudy.., jellynya.. jellynya dulu.. baru masukin yaa..!”
Aku tidak tahu dimana jellynya, lalu kuludahi saja banyak-banyak sampai lubang duburnya itu penuh dengan ludahku dan kuarahkan rudalku ke arah sasarannya, dan mulai menyentak masuk pelan-pelan.
“Aaacchh..!” dia mendesah.
Sekali hentak langsung masuk tanpa halangan, kudorong terus kontolku, tangan kananku melingkari lehernya. Dia menarik napas panjang sambil mendesah tertahan, sementara rudalku sudah semuanya masuk tertanam dalam liang pelepasannya yang cengkeramannya sudah tidak terasa lagi. Tangan kiriku memainkan klitorisnya, sambil mencium pipinya kemudian melumat bibirnya. Berarti Judith ini sudah biasa disodomi orang, hanya lubangnya belum terbuka terlalu besar. Aku mulai menarik keluar kembali dan memasukkan lagi, dan mulai melakukan gerakan piston pelan-pelan pada awalnya, sebab takut nanti Judithnya kesakitan kalau aku langsung main hajar dengan kasar.
Aku tahu bila dalam keadaan normal seperti biasa, tidak akan pernah aku dapat menyentuh tubuhnya ini. Selagi aku mengulum lidahnya itu, Judith membuka matanya, terbangun dan kaget melihat siapa yang lagi menyetubuhinya. Judith mau bergerak bereaksi tapi kudekap dia kuat-kuat hingga Judith tidak mungkin dapat bergerak lagi, dan aku mulai menghentak dengan kekuatan penuh pada lubang duburnya yang memang sudah dol itu.
Batang rudalku masuk semua tertancap di dalam lubang duburnya dan masuk keluar dengan bebasnya menghajar lubang dubur Judith dengan tembakan-tembakan gencar beruntun sambil mendekapnya kuat-kuat dari belakang meremas payudaranya dengan gemasnya dan mengigit tengkuknya yang sudah basah oleh keringatnya itu. Secara reflex Judith mengoyang pinggulnya begitu merasakan batang kemaluanku masuk, dan mendesah mengerang dengan suara tertahan. Keringat deras bercucuran di pagi yang dingin itu. Seperti kuda yang sedang balapan seru, dia merintih lirih diantara desahan napasnya itu dan mengerang. Judith semakin menggoyang pantatnya seperti kesetanan oleh nikmat yang abnormal itu.
Sepuluh menit berlalu, lubang duburnya Judith rasanya sangat licin sekali, seperti main di vagina saja. Dan Judith meracau mendesah dan menjerit histeris, wajahnya penuh keringat yang meleleh. Kubalikkan tubuhnya, kini Judith sudah tidak melawan lagi, dia hanya tergeletak diam pasrah ketika kualasi bantal di bawah pantatnya. Dia mengangkat kedua kakinya yang direntangkan dan memasukkan lagi rudalku ke dalam lubang duburnya yang sudah terkuak itu. Seluruh batang rudalku basah oleh cairan kuning yang berbuih, itu kotorannya Judith yang separuhnya keluar meleleh dari lubang duburnya itu. Bagi orang yang tidak biasa dengan anal sex ini pasti akan merasa jijik.
Kini wajah kami berhadapan, kupegang kepalanya supaya dia tidak dapat berpaling ke kiri ke kanan. Dan kulumat-lumat bibir-bibirnya, sepasang gunung buahdadanya terguncang-guncang dengan hebatnya, lehernya dan dadanya basah oleh keringatnya yang bercampur baur dengan keringatku. Dan inilah yang namanya kenikmatan surga. Pipi-pipinya telah memerah saga oleh kepanasan. Aku semakin keras lagi menggenjot ketika mengetahui kalau Judith mau mencapai puncak klimaksnya. Seluruh tubuhnya lalu jadi mengejang, dan suaranya tertahan di ujung hidungnya, Judith ini benar-benar histeris pikirku. Mungkin juga dia ini sex maniac.
Judith mulai bergerak lagi dengan napas yang masih tersengal-sengal sambil mendesah.
“Terus ung.. teeeruus.. aku mau keluar lagi..!” desahnya.
Benar saja, Judith kembali menjerit histeris seperti kuntilanak, seluruh tubuhnya kembali mengejang sambil wajahnya menyeringai seperti orang menahan sakit yang luar biasa. Butiran keringatnya jatuh sebesar biji jagung membasahi wajahnya, peluh kami sudah bercampuran. Kupeluk erat-erat tubuhnya yang licin mengkilap oleh keringat itu sambil menggigit-gigit pelan daun telinganya agar dia tambah terangsang lagi.
Akhirnya dia jatuh lemas terkulai tidak berdaya seperti orang mati saja. Tinggal aku yang masih terus berpacu sendiri menuju garis finish. Kubalikkan lagi tubuh Judith tengkurap dan mengangkat pantatnya, tapi tubuhnya jatuh kembali tertelungkup saja, entah apa dia sangat kehabisan tenaga atau memang dia tidak mau main doggy style. Kuganjal lagi bantal di bawah perutnya dan mulai menhajarnya lagi, menindihnya dari atas punggungnya yang basah itu. Tapi keringatnya tetap berbau harum. Napasnya memburu dengan cepatnya seperti seorang pelari.
“Aduh.. aduuh.. aku mau beol.. nich.. cepeet dikeluarin.. nggak tahan nich..! Ituku udah mo keluar nich..!” desahnya.
Dadanya bergerak turun naik dengan cepatnya. Tapi aku tidak perduli, soalnya lagi keenakan, kutanamkan kuat-kuat batang kemaluanku ke dalam lubang pantatnya, dan menyemprotkan spermaku begitu banyaknya ke dalam lubang analnya itu.
“Aduh.. aduuh.., aku mau beol.. nich.. cepeet nggak tahan nich.., udah mo keluar nich..!” desahnya.
“Aaacchhh.. aach..!” Judith menjerit lagi.
Ada dua menit baru kucabut batang kemaluanku. Dan apa yang terjadi, benar saja kotorannya Judith ikut keluar bersama rudalku, dan menghambur padaku. Terasa hangat kotorannya yang mencret itu. Hal itu juga berhamburan pada seprei tempat tidur. Praktis kami berenang di atas kotoran tinjanya yang keluarnya banyak sekali itu. Sementara aku lagi menikmati orgasmeku, kudengar suaranya Judith seperti orang yang sedang sekarat, dan napasnya mendengus. Anehnya aku sama sekali tidak merasa jijik, walaupun aku dengan sudah belepotan oleh tinjanya.
Kami tetap saja berbaring diam sambil terus berpelukan. Napasnya masih tersengal-sengal. Dadanya bergerak naik turun seperti orang yang benar-benar kecapaian. Kucium pipinya yang basah oleh keringatnya, dan menjilati keringat di lehernya yang putih mulus itu. Batinku terasa puas sekali dapat mencicipi tubuh indah ini, walaupun dia ini hanya seorang pelacur saja. Judith pun tetap berbaring diam tidak bergerak walaupun semua bagian bawah tubuhnya sudah berlumuran oleh tinjanya. Dia sepertinya sudah seperti pasrah saja atas semua yang sedang terjadi pada dirinya. Bola matanya menatap kosong ke dinding kamar. Aku membalikkan kepalanya agar menatapku, terus kuhisap bibirnya pelan dan mencium di jidatnya. Tampak senyum di wajahnya, dia seperti senang dengan sikapku ini. Dia menatapku dengan wajah sayu dan letih.
“I love you Judith..” ucapku tanpa sadar.
Dia hanya mendengus, menggerakan hidungnya yang mancung itu sambil bola matanya yang hitam bening itu menatapku tajam. Kucium lagi pipinya.
“Judith.., dari dulu aku tetap cinta kamu..” bisikku di telinganya.
“Walaupun harus hidup dengan berlumuran tinja seperti ini..?” jawabnya seperti menyindirku.
“Kita mesti keluar dari kubangan tinja ini Judith..,” kataku, “Kita bersihkan tubuh kita dan kita memulai hidup kita yang baru.”
Dia tidak menjawab, malah mendorongku ke samping dan dia melompat bangun bergegas menuju kamar mandi diiringi suara ketawa dari Rudy dan Lani.
Sisa-sisa kotoran di bokong pantatnya itu mengalir turun di paha dan betis kakinya dan ruangan itu telah dipenuhi oleh bau kotoran yang keluar dari dalam perutnya Judith ini. Aku pun berlari ke kamar mandi dan membantu Judith membersihkan badannya dengan air dan bantu dia menyirami tubuhnya dan menyabuni seluruh tubuhnya sampai ke selangkang dan kemaluannya terus sampai pada lubang pantatnya semua kusabuni dan kubilas sampai benar-benar bersih. Barulah kemudian aku mandi. Judith nampaknya senang dengan perlakuanku yang mengistimewakan dirinya itu, dan dia pun membantuku mengelap badanku dengan handuk.
Kemudian kami kembali ke kamar, aku menarik keluar seprei yang telah penuh dengan kotoran itu, membungkusnya dan melemparnya ke kamar mandi. Judith duduk di kursi mengawasiku bekerja sambil senyum-senyum malu. Aku menatap tubuhnya yang tinggi atletis ini dengan penuh rasa pesona dan syukur. Namun sama sekali tidak kusanga bahwa nanti dalam waktu yang tidak lama lagi dia akan menjadi isteriku. Dan sedikitpun aku tidak menyesal memperisteri Judith, sekalipun dia itu hanyalah seorang bekas wanita nakal, bekas ayam kampus.
Kami kembali lagi ke atas tempat tidur dan berusaha untuk tidur, padahal hari sudah pagi. Kami tidur berpelukan. Dia menyembunyikan kepalanya di dalam dadaku yang sedang bergemuruh dengan hebatnya itu, dan kami terlelap dalam tidur. Aku hanya dapat tertidur beberapa saat saja, kemudian sudah terbangun lagi, di sampingku Judith masih tertidur lelap, mungkin sebab saking capeknya dia ini. Pelan aku bangun untuk duduk sambil memperhatikan dia dalam ketidurannya, di bibirnya tersungging senyum, sepertinya dia merasa bahagia dalam hidup ini. Rambutnya yang lebat hitam panjang itu tergerai di atas bantal.
Pelan kusingkap kakinya hingga terbuka lebar, dan tanganku mengusap pahanya yang ditumbuhi bulu-bulu halus itu. Benar-benar merangsangku paha mulus yang bersih ini. Menguakkan bibir vaginanya yang telah ke biru-biruan itu pertanda bahwa dia telah banyak sekali melakukan persetubuhan. Dan kulihat lubang vaginanya yang telah terbuka menganga seperti lubang terowongan turun ke dalam rahimnya. Lalu kujulurkan lidahku untuk membuka vaginanya itu dengan penuh perasaan. Kujilati juga klitorisnya, membuatnya jadi tergerak mungkin oleh rasa enak di klitorisnya itu. Tapi hanya sampai disitu saja. Aku tidak tega untuk membangunkannya dari kelelapan tidurnya yang manis itu.
Siangnya kami checked out dari Hotmen itu. Dalam mobil aku dan Judith duduk di belakang. Dia tidak pernah berbicara sampai kami tiba di depan rumahnya Lina di Tebet timur, keduanya turun di sini, padahal Judith rumahnya di jalan Kalibata utara.
Setelah berlalu dari situ, aku bertanya kepada Rudy kenapa tidak membayar keduanya. Rudy bilang biasanya uangnya itu di transfer ke rekening keduanya masing-masing. Dan esoknya hari Senin aku mentransfer uang ke rekening Judith sebesar lima ratus ribu rupiah. Kenangan manis yang tidak terlupakan bagiku.
sampai akhirnya cerita ini berlanjut dengan ritual seks yang mengundang birahi bagi kedua pasangan.

smu bugil

Foto memek mulus gadis sma bugil seluruh cairan yang ada pada adiknya itu Akhirnya merekapun semuanya berbaring kelelahan. Foto SMU BUGIL adalah kunci kunci lendir yang banyak di cari sejuta umat





Gambar Foto Cewek SMU Bugil Masih Remaja - Cewek Smu Bugil Telanjang, foto cewek cewek smu bugil Gambar Foto Cewek SMU Bugil


Gambar Foto Cewek SMU Bugil Masih Remaja - Cewek Smu Bugil Telanjang, foto cewek cewek smu bugil





Foto Cewek SMA Telanjang Terbaru 2012, Aku si Cewek SMA cantik bugil suka telanjang. | |. Halo cowok , pasti kamu gak sabaran ya lihat foto aku pamer di dalam kamar. Aku tahu tidak biasanya aku ...

Photo Bugil Anak SMU ABG


KUMPULAN PHOTO CEWEK SMU BUGIL | ABG BUGIL | CEWEK SMA,Artikel tentang KUMPULAN PHOTO CEWEK SMU BUGIL | ABG BUGIL | CEWEK SMA. Photo Bugil SMU ABG Beredar panas dan Booming di Dunia Maya berpose layaknya anak kecil yang begitu nakal dan liar. Berikut Photo Bugil Anak SMU ABG



Sabtu, 20 Oktober 2012

Foto Abg Bugil Terbaru Narsis Di Kamar Sambil Merangsang

Foto Bugil Abg Narsis Di Kamar Sambil Merangsang - Anda pasti pernah melihat foto bugil, anda tahu dengan pasti kalau foto bugil itu ada bermacam macam, Seperti foto bugil tante, foto bugil artis, foto bugil anak SMA, foto bugil memek, tante bugil, foto bugil janda, foto bugil ABG, janda bugil, perawan bugil, foto bugil perawan, foto bugil bispak, bayangkan saja anda melihat foto bugil  yang sangat hot itu berpose di depan kamera, pasti sangat mengasikkan sekali, kalau mau lihat yang begituan silahkan berkunjung ke situs ini saja, pasti anda akan sangat puas dengan berkunjung kesini.



Ini adalah kesempatan yang sangat langka sekali melihat foto bugil artis  yang selama ini sangat di kagumi di indonesia. Baiklah di bawah ini adalah contoh Foto Bugil Abg Narsis Di Kamar Sambil Merangsang selamat menikmati.


ABG Bugil Digilir Dan Dijepret Kamera, Sungguh Keterlaluan

ABG Bugil ini sangat sexi sekali. Niatnya mengambil ponsel yang ketinggalan dirumah teman berbuah petaka. Selain diperkosa tiga orang pemuda, adegan tak senonoh tersebut juga diabadikan dalam foto oleh para pelaku. Informasi menyebutkan, peristiwa terjadi ketika korban hendak mengambil ponselnya yang ketinggalan dirumah temannya di desa Nangsri Manisrenggo Klaten.



Dalam perjalanan, korban diantar oleh seorang temannya, Ryan (19) warga Bimomartini, Sleman. Sesampainya di Nangsri, rumah yang dituju dalam keadaan kosong. Tak ingin sia - sia, korban lantas menunggu di depan rumah tersebut.

Akan tetapi, sepinya rumah tersebut menimbulkan pikiran kotor dalam benak Ryan. Dengan penuh nafsu, Ryan mencoba merayu korban, akan tetapi rayuan tersebut ditolak oleh korban.

Jengkel dengan hal tersebut, Ryan lantas memanggil dua orang temannya. Setelah kedatangan dua orang temannya yang tak diketahui identitasnya, Ryan lantas memberanikan diri untuk mengancam dan memaksa korban bersetubuh. Takut dengan ancaman Ryan, korban akhirnya menurut dan pasrah untuk disetubuhi.

Sementara itu dua orang teman Ryan yang penasaran lantas ikut menyaksikan prosesi Ryan menyetubuhi korban. Bahkan mereka juga mengabadikan persetubuhan tersebut dalam foto menggunakan ponsel. Usai disetubuhi Ryan, kedua temannya yang ikut terangsang lantas menggilir korban.

Puas menikmati kemolekan tubuh korban, Ryan lantas mengantar korban pulang. Dalam perjalanan, Ryan kembali mengancam akan menyebarkan foto mesum tersebut bila korban menceritakan peristiwa tersebut kepada orang lain.

Bahkan Ryan juga mengancam akan menyebarkan foto tersebut bila korban enggan dan menolak saat dia ingin dilayani secara seksual. Mendapat ancaman tersebut korban menjadi depresi. Korban yang biasanya ceria berubah menjadi pendiam.

Penasaran dengan hal tersebut, keluarga lantas mendesak korban untuk bercerita. Betapa kagetnya keluarga saat mendengar cerita dari korban. Seketika itu juga korban langsung diantar ke Polres Klaten untuk melapor.

"Saya diancam foto itu akan disebar bila saya tidak mau melayani mereka lagi," ujar korban dihadapan petugas. Hingga berita ini diturunkan, kasus pemerkosaan ini masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Klaten.

Kamis, 18 Oktober 2012

Novi Amalia Bikin Heboh Indonesia?

Novi Amalia Bikin Heboh Indonesia?, Berbicara mengenai model yang satu ini memang cukup menghebohkan semua orang. Betapa tidak? Model yang dahulunya tidaknlah setenar seperti sekarang ini justru tenar gara-gara aksi kontroversialnya menabrak 7 Orang saat mengemudi di jalanan Taman sari, Jakarta Barat Pada hari kamis lalu. Memang jika kita selidiki lebih seksama Novie Amelia atau biasa disebut
Novie Emilia ini memang membuat sensasi dengan menabrak beberapa pengendara termasuk dua polisi yang bertugas disana.

Namun uniknya lagi kejadian itu dilakukan oleh Novie Amelia saat dia menyetir dengan hanya menggunakan celana dalam dan BH. Aksi itu sontak menimbulkan gejolak publik dan memang banyak sekali masyarakat yang ingin tau lebih jauh mengenai Novie Amelia baik secara Profil maupun secara lengkap baik biodata maupun Foto Novi Amalia . Memang tak ada yang menduga sebelumnya bahwa peristiwa memalukan sekaligus menghebohkan ini bisa terjadi. Namun itulah pola kehidupan yang tak wajar sehingga kejadian seperti ini bisa terjadi.


Novie Amelia Wanita Berbekini Tabrak 7 Orang, adalah tagline kami hari ini. Siapakah Novie Amelia? Berikut Biodata Novi Amelia :

Nama Novi Amelia mulai dikenal publik sebagai foto model majalah dewasa. Gadis cantik kelahiran Sumatera Utara tahun 1987 ini pertama kali berpose seksi pada tahun 2005 di majalah POPULAR. Novi Amilia sempat berhenti menjadi foto model pada tahun 2009 karena dilarang oleh pacarnya saat itu.

Di luar karirnya sebagai model, Novi juga menjajal dunia tarik suara, namun karirnya di dunia tarik suara tidak berjalan mulus. Tahun 2008 ia ditawari pihak manajemennya untuk merilis album pop dangdut. Saat itu materi promo untuk albumnya seperti RBT, video klip, rencana promo radio dan televisi sudah siap dirilis namun gagal di tengah jalan karena Novi merasa belum siap untuk terjun total sebagai penyanyi.

Oktober tahun 2012 nama Novie Amelia menjadi pusat perhatian publik berbagai media ramai memperbincangkannya karena kelalaiannya dalam berkendara sehingga menabrak tujuh orang di kawasan Tamansari Jakarta Barat. Novi diduga menyetir dalam keadaan mabuk dan hanya mengenakan celana dalam dan bra.

Profil Novi Amelia
Nama Beken : Novi Amalia / Novie Amelia / Novi Amilia
Asal : Sumatera Utara

Tanggal Lahir : 1987
Pekerjaan : Modeling, Penyanyi

Setelah kecelakan, biodata latar belakang kehidupannya mulai banyak dicari-cari masyarakat, disitulah terungkap sisi kehidupan lain yang pernah menjadi model majalah dewasa, berlanjut ke Foto panas. 2 harian ini yang buat tambah marak beredarnya foto-foto hot tanpa busana pada waktu diamankan polisi sehabis kejadian. Entah besok-besok sensai apa lagi yang bikin heboh Indonesia?

SUMBER;
http://www.kucoba.com/2012/10/novie-amelia-profil-biodata-foto.html
BACA JUGA Save to KPK

Rabu, 17 Oktober 2012

Foto Hot Toket ABG Indonesia Terbaru



Foto Hot Toket ABG Indonesia Terbaru
foto-menarik.blogspot.com/.../foto-hot-toket-abg-indonesia-terbaru.h...27 Agu 2012 – Foto Hot Toket ABG IndonesiaTerbaru ayo siapa yang mau lihat Foto Hot Toket ABG IndonesiaTerbaru?? silahkan tengok ke bawah dan ...
Anda mengunjungi laman ini pada 02/10/12.



Foto Bugil Toket Abg Montok Banget Gan | Kampung Njarak
njarak.blogspot.com › abg bugil6 Okt 2012 – Foto Bugil Toket Abg Montok Banget Gan - Anda pasti pernah melihat foto bugil, anda tahu dengan pasti kalau foto bugil itu ada bermacam ...
TOKET ABG - YouTube
www.youtube.com/watch?v=RmscljiLoWI



29 Agu 2012 – cek all download videos --------- http://bit.ly/PErUZm Gratis !!!
Toket abg smp perawan hot - Blog Serba Ada
membinal.blogspot.com › ... › cewek bispak › info bispak › Toge

oleh Lusiana Sari - dalam 391 lingkaran Google+
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori abg bugil / abg hot / bispak bugil / bugil top / cewek bispak / info bispak / Toge dengan judul Toket abg smp ...
Toket Abg Habis Keramas Super Hot | Foto Memek | Foto Toket ...
ceritaseksnews.blogspot.com › foto bugil2 Okt 2012 – Toket Abg Habis Keramas Super Hot - foto bugil, foto telanjang, foto hot abg bugil, foto bugil abg bispak dan tante girang dan ada juga foto ...
Nih Gan Ada Lagi Toket Abg Yang Manghstapp | Foto Memek | Foto ...
ceritaseksnews.blogspot.com › foto bugil2 Okt 2012 – Nih Gan Ada Lagi Toket Abg Yang Manghstapp - foto bugil, foto telanjang, foto hot abg bugil, foto bugil abg bispak dan tante girang dan ada ...
Foto Hot Toket ABG Indonesia Terbaru ~ POTMEDIA
potmedia.blogspot.com/.../foto-hot-toket-abg-indonesia-terbaru.html19 Sep 2012 – Foto Hot Toket ABG Indonesia Terbaru | Foto Hot Toket ABG Indonesia Terbaru | Dibawah ini merupakan penyimpangan dari adanya ...
Remas Toket ABG SMP Abis Mandi Yuukkkkk.. - Kumpulan Foto ...
SMP SMA Nakal



Remas Toket ABG SMP Abis Mandi Yuukkkkk.. Rabu, 25 Juli 2012. Lihat Gan ABG aBis Mandy Toket Na Di Remas Remas Siapa Yg Gak Mau Remas ABG ...
Memek Bugil: Remas Toket ABG SMP Abis Mandi Yuukkkkk..
memek-bugil.blogspot.com/.../remas-toket-abg-smp-abis-mandi-yuu...30 Jun 2012 – Gadis Seksi Bugil Pamer Toket dan Memek Minta Di Entot · Koleksi Foto Ngentot ABG Mulus · Foto Cewek Kimcil Toket Montok · Tante Girang ...
INTIP TOKET ABG DAN TOKET TANTE BINAL | SPG SEKSI
seksi-spg.blogspot.com/.../intip-toket-abg-dan-toket-tante-binal.htmlINTIP TOKET ABG DAN TOKET TANTE BINAL. Hari gini ABG gak mau kalah dong sama Tante - Tante, terkadang para Tante juga kesel sama ABG - ABG jaman ...

Rabu, 10 Oktober 2012

Cerita Dewasa Panas ABG dan Pembantu Yang Montok



Cerita Panas Dengan Tante Rina, atau dengan cerita panas tante girang yang binal dan haus seks. Cerita panas kali ini mengkisahkan tentang ngentot dengan gadis abg dan cerita panas dengan pembantu yang cantik serta memiliki tubuh yang montok dengan payudara yang enak jika di jilat, cerita panas dewasa kali ini bisa anda baca selengkapnya berikut ini:

Aku terbangun karena hp ku berdering. Kulihat Dina, gadis abg yang kugarap tadi malam, masih terlelap. Toketnya yang montok bergerak seiring dengan tarikan napasnya. Pengen aku menggelutinya lagi, tetapi temanku Ardi sedang menunggu diujung hp. Aku keluar kamar supaya Dina gak terganggu dengan pembicaraanku. “Baru bangun ya”, terdengar suara Ardi diujung sana. “Iya, mau ngapain pagi gini dah nelpon, masih ngantuk”, jawabku. “Gini ari baru bangun, udah jam 10 nih. Pasti ngegarap abg ya”. “La iya lah”, jawabku. “Ada apa”. “Tukeran abg yuk, aku semalam main ama pembantu sebelah”. “Pembantu? emangnya gak ada cewek yang lain”, kataku, rada kesel. Masak Dina mau dituker ama pembantu. “Tunggu dulu, biar pembantu Ana cantik kaya anak gedongan. Bodinya montok banget dan napsunya gede banget, maunya terus2an main. Kamu pasti puas lah main ama dia”. “Masak sih, kalo cewekku Dina, anak skolahan, montok dan binal kalo di ranjang”, jawabku lagi. “Ya udah, kita tukeran aja, mau enggak. Kalo mau aku ama Ana cabut kerumahmu sekarang”. Aku tertarik juga dengan tawaran, pengen juga aku ngeliat kaya apa sih pembantu yang katanya kaya anak gedongan, “Ok, dateng aja”. Pembicaraan terhenti. Aku kembali ke kekamar.

Dina udah bangun. “Ada apa om, mau maen lagi gak”, katanya sambil tersenyum. “Belum puas semalem ya Din. Temen om tadi nelpon ngajakin om tuker pasangan. Dina mau gak maen ama temennya om. Dia juga ahli kok nggarap cewek abg kaya Dina”, jawabku. “Kalo nikmat ya Dina sih mau aja”, Dina bangun dari tempat tidur dan masuk kamar mandi. Aku menyusulnya. Sebenarnya aku napsu lagi ngeliat Dina yang masih telanjang bulat, tetapi karena Ana mau dateng ya aku tahan aja napsuku. Kita mandi sama sambil saling menyabuni sehingga kon tolku ngaceng lagi. “Om, kon tolnya ngaceng lagi tuh, maen lagi yuk”, ajak Dina sambil ngocok kon tolku. “Kan Dina mau maen ama temennya om, nanti aja maennya. Temen om ama ceweknya lagi menuju kemari”, jawabku. Sehabis mandi, kita sarapan dulu. Dina tetep aja bertelanjang bulat sementara aku cuma pake celana pendek saja. Selesai makan aku menarik Dina saung dipinggir kolam renang yang ada dibelakang rumahku. Dina kupeluk dan kuciumi sementara tanganku sibuk meremes2 toket montoknya. Dinapun gak mau kalah, kon tolku digosok2nya dari luar celana ku.

Sedang asik, Ardi dan Ana datang. Ardi sudah biasa kalo masuk rumahku langsung nyelonong aja kedalem, karena kami punya kunci rumah masing2. Ana ternyata cantik juga, seperti bintang sinetron berdarah arab yang aku lupa namanya. Ana make pakean ketat, sehingga toketnya yang besar tampak sangat menonjol. Pantatnya yang besar juga tampak sangat menggairahkan. Ana terkejut melihat Dina yang bertelanjang bulat. Kuperkenalkan Dina pada Ardi, Ardi langsung menggandeng Dina masuk ke rumah.

“An, Ardi bilang dia nikmat banget ngen tot sama kamu, no nok kamu bisa ngempot ya, aku jadi kepingin ngerasain diempot juga”, kataku sambil mencium pipinya. “An, kamu napsuin banget, tetek besar dan pantat juga besar”. “Dina kan juga napsuin pak”, jawabnya sambil duduk disebelahku di dipan. “Jangan panggil pak dong, panggil om. Kan saya belum tua”, kataku sambil memeluknya. Kucium pipinya sambil jemariku membelai-belai bagian belakang telinganya. Matanya terpejam seolah menikmati usapan tanganku. Kupandangi wajahnya yang manis, hidungnya yang mancung lalu bibirnya. Tak tahan berlama-lama menunggu akhirnya aku mencium bibirnya. Kulumat mesra lalu kujulurkan lidahku. Mulutnya terbuka perlahan menerima lidahku. Lama aku mempermainkan lidahku di dalam mulutnya. Lidahnya begitu agresif menanggapi permainan lidahku, sampai-sampai nafas kami berdua menjadi tidak beraturan. Sesaat ciuman kami terhenti untuk menarik nafas, lalu kami mulai berpagutan lagi dan lagi. Kubelai pangkal lengannya yang terbuka. Kubuka telapak tanganku sehingga jempolku bisa menggapai permukaan dadanya sambil membelai pangkal lengannya. Bibirku kini turun menyapu lehernya seiring telapak tanganku meraup toketnya. Ana menggeliat bagai cacing kepanasan terkena terik mentari. Suara rintihan berulang kali keluar dari mulutnya di saat lidahku menjulur menikmati lehernya yang jenjang. “Om….” Ana memegang tanganku yang sedang meremas toketnya dengan penuh napsu. Bukan untuk mencegah, karena dia membiarkan tanganku mengelus dan meremas toketnya yang montok.”An, aku ingin melihat toketmu”, ujarku sambil mengusap bagian puncak toketnya yang menonjol. Dia menatapku. Ana akhirnya membuka tank top ketatnya di depanku. Aku terkagum-kagum menatap toketnya yang tertutup oleh BH berwarna hitam. Toketnya begitu membusung, menantang, dan naik turun seiring dengan desah nafasnya yang memburu. Sambil berbaring Ana membuka pengait BH-nya di punggungnya. Punggungnya melengkung indah. Aku menahan tangan Ana ketika dia mencoba untuk menurunkan tali BH-nya dari atas pundaknya. Justru dengan keadaan BH-nya yang longgar karena tanpa pengait seperti itu membuat toketnya semakin menantang. “toketmu bagus, An”, aku mencoba mengungkapkan keindahan pada tubuhnya. Perlahan aku menarik turun cup BH-nya. Mata Ana terpejam. Perhatianku terfokus ke pentilnya yang berwarna kecoklatan. Lingkarannya tidak begitu besar sedang ujungnya begitu runcing dan kaku. Kuusap pentilnya lalu kupilin dengan jemariku. Ana mendesah. Mulutku turun ingin mencicipi toketnya. “Egkhh..” rintih Ana ketika mulutku melumat pentilnya.

Kupermainkan dengan lidah dan gigiku. Sekali-sekali kugigit pentilnya lalu kuisap kuat-kuat sehingga membuat Ana menarik rambutku. Puas menikmati toket yang sebelah kiri, aku mencium toket Ana yang satunya yang belum sempat kunikmati. Rintihan-rintihan dan desahan kenikmatan keluar dari mulut Ana. Sambil menciumi toket Ana, tanganku turun membelai perutnya yang datar, berhenti sejenak di pusarnya lalu perlahan turun mengitari lembah di bawah perut Ana. Kubelai pahanya sebelah dalam terlebih dahulu sebelum aku memutuskan untuk meraba no noknya yang masih tertutup oleh celana jeans ketat yang dikenakan Ana. Aku secara tiba-tiba menghentikan kegiatanku lalu berdiri di samping dipan. Ana tertegun sejenak memandangku, lalu matanya terpejam kembali ketika aku membuka jeans warna hitamnya. Aku masih berdiri sambil memandang tubuh Ana yang tergolek di dipan, menantang. Kulitnya yang tidak terlalu putih membuat mataku tak jemu memandang. Perutnya begitu datar. Celana jeans ketat yang dipakainya telihat terlalu longgar pada pinggangnya namun pada bagian pinggulnya begitu pas untuk menunjukkan lekukan pantatnya yang sempurna. Puas memandang tubuh Ana, aku lalu membaringkan tubuhku disampingnya. Kurapikan untaian rambut yang menutupi beberapa bagian pada permukaan wajah dan leher Ana. Kubelai lagi toketnya. Kucium bibirnya sambil kumasukkan air liurku ke dalam mulutnya. Ana menelannya. Tanganku turun ke bagian perut lalu menerobos masuk melalui pinggang celana jeans Ana yang memang agak longgar. Jemariku bergerak lincah mengusap dan membelai selangkangan Ana yang masih tertutup CDnya. jari tengah tanganku membelai permukaan CDnya tepat diatas no noknya, basah. Aku terus mempermainkan jari tengahku untuk menggelitik bagian yang paling pribadi tubuh Ana. Pinggul Ana perlahan bergerak ke kiri, ke kanan dan sesekali bergoyang untuk menetralisir ketegangan yang dialaminya.

aku menyuruh Ana untuk membuka celana jeans yang dipakainya. Tangan kanan Ana berhenti pada permukaan kancing celananya. Ana lalu membuka kancing dan menurunkan reitsliting celana jeansnya. CD hitam yang dikenakannya begitu mini sehingga jembut keriting yang tumbuh di sekitar no noknya hampir sebagian keluar dari pinggir CDnya. Aku membantu menarik turun celana jeans Ana. Pinggulnya agak dinaikkan ketika aku agak kesusahan menarik celana jeans Ana. Akupun melepas celana pendekku. Posisi kami kini sama-sama tinggal mengenakan CD. Tubuhnya semakin seksi saja. Pahanya begitu mulus. Memang harus kuakui tubuhnya begitu menarik dan memikat, penuh dengan sex appeal. Kami berpelukan. Kutarik tangan kirinya untuk menyentuh kon tolku dari luar CD ku. “Oh..” Ana menyentuh kon tolku yang tegang. “Kenapa, An?” tanyaku. Ana tidak menjawab, malah melorotkan CD ku. Langsung kon tolku yang panjangnya kira-kira 18 cm serta agak gemuk dibelai dan digenggamnya. Belaiannya begitu mantap menandakan Ana juga begitu piawai dalam urusan yang satu ini. “Tangan kamu pintar juga ya, An,”´ ujarku sambil memandang tangannya yang mengocok kon tolku. “Ya, mesti dong!” jawabnya sambil cekikikan. “Om sama Dina semalem maen berapa kali?” tanyanya sambil terus mengurut-urut kon tolku. “Kamu sendiri semalem maen berapa kali sama Ardi?” aku malah balik berrtanya. Mendapat pertanyaan seperti itu entah kenapa nafsuku tiba-tiba semakin liar. Ana akhirnya bercerita kalau Ardi napsu sekali tadi malem menggeluti dia. Mau berapa kali Arif meminta, Ana pasti melayaninya. Mendengar perjelasan begitu jari-jariku masuk dari samping CD langsung menyentuh bukit no nok Ana yang sudah basah. Telunjukku membelai-belai i tilnya sehingga Ana keenakan. “Kamu biasa ngisep kan, An?” tanyaku. Ana tertawa sambil mencubit kon tolku. Aku meringis. “Kalo punya om mana bisa?” ujarnya. “Kenapa memangnya?” tanyaku penasaran. “Nggak muat di mulutku,” selesai berkata demikian Ana langsung tertawa kecil. “Kalau yang dibawah, gimana?” tanyaku lagi sambil menusukkan jari tengahku ke dalam no noknya. Ana merintih sambil memegang tanganku. Jariku sudah tenggelam ke dalam liang no noknya. Aku merasakan no noknya berdenyut menjepit jariku. Ugh, pasti nikmat sekali kalau kon tolku yang diurut, pikirku. Segera CD nya kulepaskan.

Perlahan tanganku menangkap toketnya dan meremasnya kuat. Ana meringis. Diusapnya lembut kon tolku keras banget. Tangannya begitu kreatif mengocok kon tolku sehingga aku merasa keenakan. Aku tidak hanya tinggal diam, tanganku membelai-belai toketnya yang montok. Kupermainkan pentilnya dengan jemariku, sementara tanganku yang satunya mulai meraba jembut lebat di sekitar no nok Ana. kuraba permukaan no nok Ana. Jari tengahku mempermainkan i tilnya yang sudah mengeras. kon tolku kini sudah siap tempur dalam genggaman tangan Ana, sementara no nok Ana juga sudah mulai mengeluarkan cairan kental yang kurasakan dari jemari tanganku yang mengobok-obok no noknya. Kupeluk tubuh Ana sehingga kon tolku menyentuh pusarnya. Tanganku membelai punggung lalu turun meraba pantatnya yang montok. Ana membalas pelukanku dengan melingkarkan tangannya di pundakku. Kedua telapak tanganku meraih pantat Ana, kuremas dengan sedikit agak kasar lalu aku menaiki tubuhnya. Kaki Ana dengan sendirinya mengangkang. Kuciumi lagi lehernya yang jenjang lalu turun melumat toketnya. Telapak tanganku terus membelai dan meremas setiap lekuk dan tonjolan pada tubuh Ana. Aku melebarkan kedua pahanya sambil mengarahkan kon tolku ke bibir no noknya. Ana mengerang lirih. Matanya perlahan terpejam. Giginya menggigit bibir bawahnya untuk menahan laju birahinya yang semakin kuat. Ana menatap aku, matanya penuh nafsu seakan memohon kepadaku untuk memasuki no noknya.”Aku ingin mengen totmu, An” bisikku pelan, sementara kepala kon tolku masih menempel di belahan no nok Ana. Kata ini ternyata membuat wajah Ana memerah. Ana menatapku sendu lalu mengangguk pelan sebelum memejamkan matanya. aku berkonsentrasi penuh dengan menuntun kon tolku yang perlahan menyusup ke dalam no nok Ana.

Terasa seret, memang, nikmat banget rasanya. Perlahan namun pasti kon tolku membelah no noknya yang ternyata begitu kencang menjepit kon tolku. no noknya begitu licin hingga agak memudahkan kon tolku untuk menyusup lebih ke dalam. Ana memeluk erat tubuhku sambil membenamkan kuku-kukunya di punggungku hingga aku agak kesakitan. Namun aku tak peduli. “Om, gede banget, ohh..” Ana menjerit lirih. Tangannya turun menangkap kon tolku. “Pelan om”. Soalnya aku tahu pasti ukuran kon tol Ardi tidaklah sebesar yang kumiliki. Akhirnya kon tolku terbenam juga di dalam no nok Ana. Aku berhenti sejenak untuk menikmati denyutan-denyutan yang timbul akibat kontraksi otot-otot dinding no nok Ana. Denyutan itu begitu kuat sampai-sampai aku memejamkan mata untuk merasakan kenikmatan yang begitu sempurna. Kulumat bibir Ana sambil perlahan-lahan menarik kon tolku untuk selanjutnya kubenamkan lagi. Aku menyuruh Ana membuka kelopak matanya. Ana menurut. Aku sangat senang melihat matanya yang semakin sayu menikmati kon tolku yang keluar masuk dari dalam no noknya. “Aku suka no nokmu, An.. no nokmu masih rapet” ujarku sambil merintih keenakan. Sungguh, no nok Ana enak sekali. “Kamu enak kan, An?” tanyaku lalu dijawab Ana dengan anggukan kecil. Aku menyuruh Ana untuk menggoyangkan pinggulnya. Ana langsung mengimbangi gerakanku yang naik turun dengan goyangan memutar pada pinggangnya. “Suka kon tolku, An?” tanyaku lagi. Ana hanya tersenyum. kon tolku seperti diremas-remas ditambah jepitan no noknya. “Ohh.. hh..” aku menjerit panjang. Rasanya begitu nikmat. Aku mencoba mengangkat dadaku, membuat jarak dengan dadanya dengan bertumpu pada kedua tanganku. Dengan demikian aku semakin bebas dan leluasa untuk mengeluar-masukkan kon tolku ke dalam no nok Ana.

Kuperhatikan kon tolku yang keluar masuk dari dalam no noknya. Dengan posisi seperti ini aku merasa begitu jantan. Ana semakin melebarkan kedua pahanya sementara tangannya melingkar erat di pinggangku. Gerakan naik turunku semakin cepat mengimbangi goyangan pinggul Ana yang semakin tidak terkendali. “An.. enak banget, kamu pintar deh.” ucapku keenakan. “Ana juga, om”, jawabnya. Ana merintih dan mengeluarkan erangan-erangan kenikmatan. Berulang kali mulutnya mengeluarkan kata, “aduh” yang diucapkan terputus-putus. Aku merasakan no nok Ana semakin berdenyut sebagai pertanda Ana akan mencapai puncak pendakiannya. Aku juga merasakan hal yang sama dengannya, namun aku mencoba bertahan dengan menarik nafas dalam-dalam lalu bernafas pelan-pelan untuk menurunkan daya rangsangan yang kualami. Aku tidak ingin segera menyudahi permainan ini hanya dengan satu posisi saja. Aku mempercepat goyanganku ketika kusadari Ana hampir nyampe. Kuremas toketnya kuat seraya mulutku menghisap dan menggigit pentilnya. Kuhisap dalam-dalam. “Ohh.. hh.. om..” jerit Ana panjang. Aku membenamkan kon tolku kuat-kuat ke no noknya sampai mentok agar Ana mendapatkan kenikmatan yang sempurna. Tubuhnya melengkung indah dan untuk beberapa saat lamanya tubuhnya kejang. Kepalaku ditarik kuat terbenam diantara toketnya. Pada saat tubuhnya menyentak-nyentak aku tak sanggup untuk bertahan lebih lama lagi. “An, aakuu.. keluaarr, Ohh.. hh..” jeritku. Ana yang masih merasakan orgasmenya mengunci pinggangku dengan kakinya yang melingkar di pinggangku. Saat itu juga aku memuntahkan peju hangat dari kon tolku. Kurasakan tubuhku bagai melayang. secara spontan Ana juga menarik pantatku kuat ke tubuhnya. Mulutku yang berada di belahan dada Ana kuhisap kuat hingga meninggalkan bekas merah pada kulitnya. Telapak tanganku mencengkram toket Ana. Kuraup semuanya sampai-sampai Ana kesakitan. Aku tak peduli lagi. Pejuku akhirnya muncrat membasahi no noknya. Aku merasakan nikmat yang tiada duanya ditambah dengan goyangan pinggul Ana pada saat aku mengalami orgasme. Tubuhku akhirnya lunglai tak berdaya di atas tubuh Ana. kon tolku masih berada di dalam no nok Ana. Ana mengusap-usap permukaan punggungku. “Ana puas sekali dien tot om,” katanya. Aku kemudian mencabut kon tolku dari no noknya. Dari dalam Ardi keluar sudah berpakaian lengkap. “Pulang yuk An, sudah sore”, ajaknya.

Aku masuk kembali ke kamar. Dina ada di kamar mandi dan terdengar shower nyala. Aku bisa mendengarnya karena pintu kamar mandi tidak ditutup. Tak lama kemudian, shower terdengar berhenti dan Dina keluar hanya bercelana pendek. Ganti aku yg masuk ke kamar mandi, aku hanya membersihkan tubuhku. Keluar dari kamar mandi, Dina berbaring diranjang telanjang bulat. “Kenapa Din, lemes ya dien tot Ardi”, kataku. “Lebih enak ngen tot sama om, kon tol om lebih besar soalnya”, jawab Dina tersenyum. “Malem ini kita men lagi ya om”. Hebat banget Dina, gak ada matinya. Pengennya dien tot terus. “Ok aja, tapi sekarang kita cari makan dulu ya, biar ada tenaga bertempur lagi nanti malem”, kataku sambil berpakaian. Dina pun mengenakan pakaiannya dan kita pergi mencari makan malem. Kembali ke rumah sudah hampir tengah malem, tadi kita selain makan santai2 di pub dulu.

Di kamar kita langsung melepas pakaian masing2 dan bergumul diranjang. Tangan Dina bergerak menggenggam kon tolku. Aku melenguh seraya menyebut namanya. Aku meringis menahan remasan lembut tangannya pada kon tolku. Dina mulai bergerak turun naik menyusuri kon tolku yang sudah teramat keras. Sekali-sekali ujung telunjuknya mengusap kepala kon tolku yang sudah licin oleh cairan yang meleleh dari liangnya. Kembali aku melenguh merasakan ngilu akibat usapannya. Kocokannya semakin cepat. Dengan lembut aku mulai meremas-remas toketnya. Tangan Dina menggenggam kon tolku dengan erat. Pentilnya kupilin2. Dina masukan kon tolku kedalam mulutnya dan mengulumnya. Aku terus menggerayang toketnya, dan mulai menciumi toketnya. Napsuku semakin berkobar. Jilatan dan kuluman Dina pada kon tolku semakin mengganas sampai-sampai aku terengah-engah merasakan kelihaian permainan mulutnya. Aku membalikkan tubuhnya hingga berlawanan dengan posisi tubuhku. Kepalaku berada di bawahnya sementara kepalanya berada di bawahku. Kami sudah berada dalam posisi enam sembilan! Lidahku menyentuh no noknya dengan lembut. Tubuhnya langsung bereaksi dan tanpa sadar Dina menjerit lirih. Tubuhnya meliuk-liuk mengikuti irama permainan lidahku di no noknya. Kedua pahanya mengempit kepalaku seolah ingin membenamkan wajahku ke dalam no noknya. kon tolku kemudian dikempit dengan toketnya dan digerakkan maju mundur, sebentar. Aku menciumi bibir no noknya, mencoba membukanya dengan lidahku. Tanganku mengelus paha bagian dalam. Dina mendesis dan tanpa sadar membuka kedua kakinya yang tadinya merapat. Aku menempatkan diri di antara kedua kakinya yang terbuka lebar. kon tol kutempelkan pada bibir no noknya. Kugesek-gesek, mulai dari atas sampai ke bawah. Naik turun. Dina merasa ngilu bercampur geli dan nikmat. no noknya yang sudah banjir membuat gesekanku semakin lancar karena licin. Dina terengah-engah merasakannya. Aku sengaja melakukan itu. Apalagi saat kepala kon tolku menggesek-gesek i tilnya yang juga sudah menegang. “Om.?” panggilnya menghiba. “Apa Din”, jawabku sambil tersenyum melihatnya tersiksa. “Cepetan..” jawabnya. Aku sengaja mengulur-ulur dengan hanya menggesek-gesekan kon tol. Sementara Dina benar-benar sudah tak tahan lagi mengekang birahinya. “Dina sudah pengen dien tot om”, katanya.

Dina melenguh merasakan desakan kon tolku yang besar itu. Dina menunggu cukup lama gerakan kon tolku memasuki dirinya. Serasa tak sampai-sampai. Maklum aja, selain besar, kon tolku juga panjang. Dina sampai menahan nafas saat kon tolku terasa mentok di dalam, seluruh kon tolku amblas di dalam. Aku mulai menggerakkan pinggulnya pelan2. Satu, dua dan tiga enjotan mulai berjalan lancar. Semakin membanjirnya cairan dalam no noknya membuat kon tolku keluar masuk dengan lancarnya. Dina mengimbangi dengan gerakan pinggulnya. Meliuk perlahan. Naik turun mengikuti irama enjotanku. Gerakan kami semakin lama semakin meningkat cepat dan bertambah liar. Gerakanku sudah tidak beraturan karena yang penting enjotanku mencapai bagian-bagian peka di no noknya. Dina bagaikan berada di surga merasakan kenikmatan yang luar biasa ini. kon tolku menjejali penuh seluruh no noknya, tak ada sedikitpun ruang yang tersisa hingga gesekan kon tolku sangat terasa di seluruh dinding no noknya. Dina merintih, melenguh dan mengerang merasakan semua kenikmatan ini. Dina mengakui keperkasaan dan kelihaianku di atas ranjang. Yang pasti Dina merasakan kepuasan tak terhingga ngen tot denganku. Aku bergerak semakin cepat. kon tolku bertubi-tubi menusuk daerah-daerah sensitivenya. Dina meregang tak kuasa menahan napsuku, sementara aku dengan gagahnya masih mengayunkan pinggulku naik turun, ke kiri dan ke kanan. Erangannya semakin keras. Melihat reaksinya, aku mempercepat gerakanku. kon tolku yang besar dan panjang itu keluar masuk dengan cepatnya. Tubuhnya sudah basah bermandikan keringat. Aku pun demikian. Dina meraih tubuhku untuk didekap. Direngkuhnya seluruh tubuhku sehingga aku menindih tubuhnya dengan erat. Dina membenamkan wajahnya di samping bahuku. Pinggul nya diangkat tinggi-tinggi sementara kedua tangannya menggapai pantatku dan menekannya kuat-kuat. Dina meregang. Tubuhnya mengejang-ngejang. “om..”, hanya itu yang bisa keluar dari mulutnya saking dahsyatnya kenikmatan yang dialaminya nersamaku. Aku menciumi wajah dan bibirnya. Dina mendorong tubuhku hingga terlentang. Dia langsung menindihku dan menciumi wajah, bibir dan sekujur tubuhku. Kembali diemutnya kon tolku yang masih tegak itu. Lidahnya menjilati, mulutnya mengemut. Tangannya mengocok-ngocok kon tolku. Belum sempat aku mengucapkan sesuatu, Dina langsung berjongkok dengan kedua kaki bertumpu pada lutut dan masing-masing berada di samping kiri dan kanan tubuhku. no noknya berada persis di atas kon tolku. “Akh!” pekiknya tertahan ketika kon tolku dibimbingnya memasuki no noknya.

Tubuhnya turun perlahan-lahan, menelan seluruh kon tolku. Selanjutnya Dina bergerak seperti sedang menunggang kuda. Tubuhnya melonjak-lonjak. Pinggulnya bergerak turun naik. “Ouugghh.. Din.., luar biasa!” jeritku merasakan hebatnya permainannya. Pinggulnya mengaduk-aduk lincah, mengulek liar tanpa henti. Tanganku mencengkeram kedua toketnya, kuremas dan dipilin-pilin. Aku lalu bangkit setengah duduk. Wajah kubenamkan ke dadanya. Menciumi pentilnya. Kuhisap kuat-kuat sambil kuremas-remas. Kami berdua saling berlomba memberi kepuasan. Kami tidak lagi merasakan panasnya udara meski kamar menggunakan AC. Tubuh kami bersimbah peluh, membuat tubuh kami jadi lengket satu sama lain. Dina berkutat mengaduk-aduk pinggulnya. Aku menggoyangkan pantatku. Tusukan kon tolku semakin cepat seiring dengan liukan pinggulnya yang tak kalah cepatnya. Permainan kami semakin meningkat dahsyat. Sprei ranjang sudah tak karuan bentuknya, selimut dan bantal serta guling terlempar berserakan di lantai akibat pergulatan kami yang bertambah liar dan tak terkendali. AKu merasa pejuku udah mau nyembur. Aku semakin bersemangat memacu pinggulku untuk bergoyang. Tak selang beberapa detik kemudian, Dina pun merasakan desakan yang sama. Dina terus memacu sambil menjerit-jerit histeris. Aku mulai mengejang, mengerang panjang. Tubuhnya menghentak-hentak liar. Akhirnya, pejuku nyemprot begitu kuat dan banyak membanjiri no noknya. Dina pun rasanya tidak kuat lagi menahan desakan dalam dirinya. Sambil mendesakan pinggulnya kuat-kuat, Dina berteriak panjang saat mencapai puncak kenikmatan berbarengan denganku. Tubuh kami bergulingan di atas ranjang sambil berpelukan erat. “om, nikmaat!” jeritnya tak tertahankan. Dina lemes, demikian pula aku. Tenaga terkuras habis dalam pergulatan yang ternyata memakan waktu lebih dari 1 jam! akhirnya kami tertidur kelelahan.

Label